Polewali Mandar dan Davao Sister City

  • Whatsapp
banner 468x60

PHILIPINA, RAKYATTA.CO — Konjen RI untuk Davao Philipina Dicky Fabrian mengusulkan Polewali Mandar dengan Kota Davao menjadi Sister City atau kota kembar.

Hal itu disampaikan disaat menjamu Bupati Polewali Mandar H. Andi Ibrahim Masdar, bersama anggota delegasi Sulbar di Wisma Konjen RI di Davao. Senin 23 September 2019, Waktu Philipina.

Menurut, Dicky Fabrian, Konsep Sister City ini ditawarkan. karena Polewali Mandar memiliki potensi yang mirip dengan Davao Philipina.

“Sebagai daerah yang berpenghasil ikan, perkebunan, bahkan di sektor pendidikan dan kesehatan dapat dikerja samakan,” kata Dicky Fabrian.

Untuk diketahui, Kunjungan Bupati Polewali Mandar ke Philipina kali ini mewakili Indonesia dalam menjalin kerja sama dengan anggota BIMP -EAGA atau Brunei, Indonesia, Malaysia, Philipina-East Asia Growth Area.

Sementara, itu Kabag Humas Pemkab Polman Aco Musaddad, yang dihubungkan via selulernya, mengatakan, kunjungan bapak bupati Polewali Mandar H. Andi Ibrahim Masdar turut didampingi langsung Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Sukirman Shaleh, Asisten Bidang Adminisrasi Umum, Kallang Marzuki.

“Selain para Asisten, turut hadir pula mendampingi Kepala Bappeda Litbang, Darwin Badaruddin, Kepala Perindustrian dan Perdagangan, Agusniah Hasan Sulur, Kepala Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Abdul Salam, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Perhubungan, Ahsan Amrullah, Sekretaris PU, Husain Ismail dan saya sendiri selaku Kabag Humas dan Protokol,” Ujar Aco Musaddad.

Masih kata, Aco Musaddad, dalam pertemuan Nini juga dihadiri pejabat Propinsi Sulbar diantaranya Kadis Perhubungan, Kadis Tenaga Kerja, Maddareski, asisten bidang pemerintahan HM.Natsir.

“Pertemuan ini akan berlangsung hingga tanggal 26 September 2019. Adapun tujuan pertemuan ini adalah untuk menjalin kerja sama di bidang kerja sama di berbagai sektor diantaranya perdagangan, ketenagakerjaan, perhubungan dan lain-lain. Inisiator pertemuan ini adalah BIMP merupakan lembaga non pemerintah yang melibatkan 4 negara. Untuk bersinergi dengan pemerintah untuk mengembaagkan perekonomian di empat negara tersebut,” Jelas Aco Musaddad.

Editor: Fathir

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *