Aspirasi Tersampaikan, Mahasiswa Apresiasi Pengawalan Yang Diberikan Polres Polman

  • Whatsapp
banner 468x60

POLMAN, RAKYATTA.CO — Sejumlah perwakilan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Polewali Mandar yang menggelar unjuk rasa menolak pembahasan dan pengesahan atas RUU KPK, RKUHP, RUU PERTANAHAN, dan RUU Kemasyarakatan mengapresiasi pengawalan yang diberikan jajaran Polres Polman.

Ayub Mahasiswa IAI DDI Kabuoaten Polman, yang bertindak selaku jenderal Lapangan, mengaku salut dan mengapresiasi jajaran polres Polman yang mengawal jalanya aksi unjuk rasa menolak pembahasan dan pengesahan atas RUU KPK, RKUHP, RUU PERTANAHAN, dan RUU Kemasyarakatan.

“Kami apresiasi pengamanan yang diberikan jajaran Polres Polman yaan mulai sejak awal aksi kami telah mengawal kami hingga penyampaian aspirasi kami di DPRD Kabupaten Polman telah kami sampaikan,” Ujar Ayub.

Dikatakan, bahwa Kami datang kesini menyampaikan aspirasi kami sebagai simbol bahwa Rakyat indonesia tidak akan diam ketika pemimpin Indonesia berbuat tidak semena mena terhadap rakyat.

“Kami datang untuk membawa isu nasional yang menjadi kontroversi yakni ada beberapa UU yang telah disahkan oleh pemerintah yang banyak mempunyai kelemahan kelemahan yang tidak pro kepada rakyat,” Tegas Ayub.

Terpisah, Kapolres Polman AKBP Muhammad Rifai, yang di hubungi via seluler miliknya, mengakui salut dan bangga kepada para mahasiswa yang turun kejalan menyuarakan aspirasi mereka dengan tertib dan damai

“Saya salut dengan adik-adik kita para mahasiswa ini , bisa bekerjasama dengan kita,” Kata AKBP Muhammad Rifai. Rabu 25 September 2019.

Soal beberapa tuntutan para adik-adik mahasiswa, yang yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Polewali Mandar 4 poin tuntutan Mahasiswa antara lain.

1.Merestorasi upaya pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme.

2.Merestorasi demokrasi, hak rakyat untuk berpendapat, penghormatan perlindungan dan pemenuhan hak asasi manusia, dan keterlibatan rakyat dalam proses pengambilan kebijakan

3. Merestorasi perlindungan sumber daya alam, pelaksanaan reforma agrarian dan tenaga kerja dari ekonomi yang eksploitatif.

4. Merestorasi kesatuan bangsa dan Negara dengan penghapusan diskriminasi antaretnis, pemerataan ekonomi, dan perlindungan bagi perempuan.

“Apa yang menjadi tuntutan para mahasiswa ini, Alhamdulillah tadi DPRD telah berkomitmen untuk menindaklanjuti apa yang menjadi tuntutan tersebut dan itu disampaikan langsung oleh ketua DPRD Kabupaten Polman,” Tutup AKBP Muhammad Rifai.

Editor: Fathir

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *