Innalilahi, Pelajar SMA 2 Polewali Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Renang

  • Whatsapp
banner 468x60

POLMAN, RAKYATTA.CO — RS (16) Pejara Pelajar Sma Negeri 2 Polewali Kelas XI, yang beralamat di Alamat Jl. Sumur manurung, Kelurahan Lantora, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polman. Saat ditemukan korban sudah berada didasar kolam dengan posisi tengkurap, Senin 11 November 2019.

Kapolres Polman AKBP Muhammad Rifai, melalui Kasat Reskim AKP Syaiful Isnaini, menjelaskan, Korban, sendiri Pertama kali ditemukan oleh saksi Briptu Arif (Anggota Brimob Kompi C Polda Sulbar) sekitar pukul 15.30 wita saat saksi hendak berenang di Tempat Kejadian Perkara.

“Dimana saat saksi hendak berenang di Kolam Renang Hotel Ratih Polewali, namun sebelum turun ke kolam renang, saksi melihat korban sudah berada di bawah air, melihat kejadian tersebut saksi langsung berteriak memanggil Rahman yang tidak lain adalah Penjaga Kolam hotel ratih yang sedang berada di kamar ganti, dan bersamaan itu pula saksi langsung menyelam untuk menolong korban,” ungkap AKP Syaiful Isnaini.

Masih kata AKP Syaiful Isnaini, pada saat korban berhasil di keluarkan dari kolam renang saksi Briptu Arif, sempat memberikan pertolongan pertama bersama dengan beberapa pegawai hotel ratih, selanjutnya dari pihak hotel ratih langsung membawa korban dengan menggunakan Mobil Avanza warna putih nopol DC 1309 NZ menuju ke Puskesmas Massenga Polewali.

“Setelah tiba di puskesmas Perawat Puskesmas melakukan penanganan medis terhadap korban namun korban sudah meninggal dunia,”jelas AKP Syaiful Isnaini.

Lanjut dikatakan, bahwa berdasarkan keterangan saksi Rahman (Penjaga Kolam) telah diperoleh informasi bahwa korban datang ke hotel ratih seorang diri sekitar pukul 14.30 wita. Dimana Saksi baru mengetahui bahwa ada pengunjung yang tenggelam setelah di berikan informasi oleh salah satu pengunjung. Dan Saat ditemukan korban sudah berada didasar kolam dengan posisi tengkurap.

“Sementara Adapun keterangan dari kakak korban Mustapiah (31) diketahui bahwa korban RS (16) tidak memiliki riwayat penyakit,”ucap AKP Syaiful Isnaini.

Ditambahkan, bahwa Adapun tindakan kepolisian Mendatangi TKP, Mengamankan dan Melakukan Olah TKP, Memasang garis polisi dan mengumpulkan keterangan para saksi dan kasus tersebut telah ditangani oleh Sat Reskrim Polres Polman dibeck up unit reskrim polsek Polewali untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

“Adapun hasil pemeriksaan yang telah dilakukan oleh petugas kesehatan puskesmas massenga sdr Umar Arief menjelaskan bahwa tidak ada tanda tanda kekerasan dan korban dalam keadaan sianosis. Atau kulit membiru,”Tutup AKP Syaiful Isnaini.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *