Juara 4 LKS Tingkat Nasional, SMK Kehutanan Mamasa Harap Perhatian Pemerintah

  • Whatsapp
banner 468x60

MAMASA, RAKYATTA.CO — SMK Kehutanan Mamasa yang kampusnya terletak di Desa Kariango, Kecamatan Tawalian, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat keluar sebagai Juara Harapan 1 (Juara 4) pada Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Kehutanan yang diikuti oleh 31 SMK Kehutanan dari seluruh Indonesia, yang digelar di Gedung Manggala Wanabakti Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta (15/11) lalu.

Sesuai keterangan Ardialan. PB, S.Hut., guru pendamping SMK Kehutanan Mamasa, LKS ini merupakan ajang pengujian atau pembuktian kompetensi siswa SMK Kehutanan yang mencakup pengetahuan dan keterampilan serta mendemonstrasikan kompetensi keahliannya dimana, persyaratan awal mengikuti lomba tersebut adalah siswa siswi diharuskan mempraktekkan kemampuannya dan mendokumentasikannya dalam bentuk video.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Kata Ardialan, siswa siswi SMK Kehutanan Mamasa yang terdiri dari Luther, Kurniawan, Ana, dan Jeni menjadikan Sarambu Malute sebagai objek karya mereka. Tim SMK Kehutanan Mamasa ini mengangkat promosi pemanfaatan jasa lingkungan pengelolaan objek wisata Sarambu Malute, yang berlokasi di Desa Kariango dengan akses alternatif menuju lokasi lewat jalan Lombonan.

Selain menjadi juara 4 LKS SMK Tingkat Nasional, siswa SMK Kehutanan Mamasa juga keluar sebagai juara 1 pada kegiatan Jelajah Rimba yang dilaksanakan di Balai Diklat Kehutanan Bogor dan di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) di Rumpin Bogor (16/11).

Dikatakannya, prestasi yang membanggakan ini tidak hanya membanggakan nama Sekolah mereka tetapi juga mengharumkan nama Kabupaten Mamasa dan Provinsi Sulawesi Barat karena SMK Kehutanan Mamasa merupakan perwakilan satu-satunya dari Provinsi Sulawesi Barat.

Kepala sekolah SMK Kehutanan Mamasa, Yohana, S.Pak., berharap, kedepan agar sekolahnya mendapat perhatian khusus dari Pemda Mamasa dan Pemprov Sulawesi Barat karena telah mengharumkan nama daerah Mamasa dan Sulawesi Barat. Diakuinya, dalam mengikuti LKS ini, pengelola sekolah harus mengeluarkan biaya sendiri yang jumlahnya cukup besar demi nama baik daerah.

Selain ikut lomba, SMK Kehutanan Mamasa juga mempromosikan budaya Mamasa dengan menampilkan tari-tarian adat Mamasa pada kegiatan penutupan yang ditutup oleh Kepala BP2SDM KEHUTANAN. (Leo/MdB)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *