HKN Ke-55, Pemda Mamasa Beri Penghargaan Enam Tenaga Kesehatan Teladan, berikut Penghargaan Lainnya

  • Whatsapp
banner 468x60

MAMASA, RAKYATTA.CO — Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 tingkat Kabupaten Mamasa baru terlaksana, Jumat, 6 Desember 2019. Kegiatan berlangsung di Lapangan Tribun Mamasa Kota dihadiri, Bupati Mamasa, Kajari Mamasa, Sekda Mamasa, Kepala OPD Kabupaten Mamasa, Tenaga Kesehatan dan ASN lingkup Pemkab Mamasa.

Pada peringatan HKN ke-55 tingkat Kabupaten Mamasa, Pemerintah Daerah lewat Dinas Kesehatan Kabupaten Mamasa memberi piagam penghargaan kepada enam orang tenaga kesehatan teladan Kabupaten Mamasa yang diserahkan langsung oleh Bupati Mamasa, Dr. H. Ramlan Badawi, MH. Mereka adalah:

1. Adolfina Yulius Thomas, A. Md. Keb. (Bidan) nilai 114,85 dari PKM Nosu

2. Ieneke Kristiane Palasa, S.KM., (Kesehatan Masyarakat) nilai 110,20 dari PKM Messawa

3. Meylanni, S.KM.,(Gizi) nilai 107,23 dari PKM Mamasa

4. Sherly Forestri, A.Md.Kep.,(Perawat) nilai 106,7 dari PKM Mamasa

5. Mariana, Amd. AK.,(ATLM) nilai 105,27 dari PKM Mamasa

6. Marsan Tandi, A.Md.Farm.,(Farmasi) nilai 101,91 dari PKM Nosu

Selain tenaga kesehatan teladan, penghargaan juga diberikan kepada tujuh desa yang ODF atau Stop buang air besar sembarangan yakni, Desa Orobua Selatan di Kecamatan Sespa, Desa Masoso di Kecamatan Bambang, Desa Taora di Kecamatan Bumal, Desa Ulumea di Kecamatan Mehalaan, Desa Desa Salubalo di Kecamatan Mehalaan, Desa Lakahang Utama di Kecamatan Tabulahan dan Desa Kariango di Kecamatan Tawalian.

Penghargaan juga diberikan kepada enam Puskesmas dengan capaian 100% UCI atau Universal Child Immunization yakni PKM Tabang, PKM Nosu, PKM Messawa, PKM Mambi, PKM Malabo dan PKM Balla.

Penghargaan berikutnya diberikan kepada PKM dengan penjaringan suspek TB terbanyak dengan program P2TB yakni Mambi, Mamasa dan Sespa serta penghargaan dengan capaian 100% Desa/Kelurahan yang melaksanakan POSBINDU PTM atau Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular diberikan kepada Puskesmas Tabulahan.

Bupati Mamasa, Dr. Ramlan Badawi, MH., mengatakan, pihaknya sedang berupaya meningkatkan kualitas kesehatan di Mamasa demi membangun generasi berkualitas dengan berbagai program, yang antara lain turun ke masyarakat agar masyarakat dapat bebas dari masalah kesehatan dengan alokasi jaminan kesehatan, penyediaan dokter ahli di RSUD dan fasilitas kesehatan yang representatif.

Selain itu, Bupati juga menyampaikan pidato Menteri Kesehatan yang mengangkat dua isu utama kesehatan yang harus menjadi perhatian serius dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas yaitu stunting serta Jaminan Kesehatan Nasional atau JKN.

”Disamping dua isu tersebut juga tingginya harga obat dan alat Kesehatan serta rendahnya penggunaan alat kesehatan dalam negeri harus segera dicari solusinya,” Ungkap Menteri Terawan Agus Putranto sesuai di bacakan Bupati Ramlan

Dalam proses pembangunan Kesehatan kata Bupati Ramlan, masih diperhadapkan dengan kompleksitas pelayanan kesehatan dasar yang harus diatasi meskipun pemerintah telah responsif.

Kadis Kesehatan Kabupaten Mamasa, dr. Hajai S. Tanga mengatakan, pelaksanaan peringatan HKN ke-55 tingkat Kabupaten Mamasa baru dapat terlaksana kali ini antara lain karena banyak PKM yang minta kebijakan karena berkonsentrasi pada pelaksanaan akreditasi sehingga HKN yang seharusnya dilaksanakan 12 November baru kali ini bisa dilaksanakan.

Lanjut Kadis Hajai, sejumlah kegiatan dilaksanakan antara lain apel bersama untuk mendengarkan pidato Menteri Kesehatan dan program GERMAS atau Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dengan tiga pilar yakni aktivitas fisik yang dilaksanakan dengan bersenam bersama, kedua adalah makan sayur dan buah yang disiapkan oleh setiap PKM dan pemeriksaan kesehatan. (Leo/MdB)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *