Kapolres Majene Pimpin Langsung Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Siamasei 2019

  • Whatsapp
banner 468x60

MAJENE, RAKYATTA.CO — Dalam rangka pengamanan Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 Polres Majene laksanakan apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Siamasei 2019 di Halaman Polres Majene (19/12/2019).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Melalui apel gelar pasukan Ops Lilin Siamasei 2019 kita tingkatkan sinergitas Polri dengan instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020”.

Apel gelar pasukan tersebut dipimpin oleh Kapolres Majene AKBP Irawan Banuaji, SIK, M.Si dan dihadiri oleh Wakil Bupati majene H. Lukman, S.Pd, M.Pd, Dandim 1401 Majene Letkon Inf. Ragung Ismail Akbar, S.I.P, M.I.Pol, Wakapolres Majene, pejabat Utama Polres Majene, para Kapolsek jajaran, Danton Kompi A 721 Mks, Kadis Perhubungan Majene, Kadis Pol PP, Ketua Senkom Majene, Kadis PU Kab. Majene, Kepala Sahbandar, Kepala BPBD Kab. Majene serta Ketua Relawan 86 dan tamu undangan lainnya.

Adapun peserta apel gelar pasukan Ops Lilin Siamasei 2019 kali ini diikuti oleh Kodim 1401 Majene, Kompi A 721 Makkasau, Personil gabungan Polres Majene, Dinas Perhubungan, Sat. Pol PP, Dinas Kesehatan, Damkar, Relawan 86 dan Saka Bhayangkara.
peserta apel dari Kodim 1401 Majene, Kompi Senapan A 721 Makkasau, Personi Polres Majene, Sat. Pol PP dan Dinas Perhubungan Kab. Majene.

Kegiatan Apel Gelar Pasukan Ops Lilin Siamasei 2019 ini ditandai dengan pemeriksaan pasukan oleh Kapolres Majene bersama tamu undangan serta penyamatan pita tanda operasi kepada perwakilan instansi terkait.

Kapolres Majene dalam amanat terpusat yang dibacakannya menyebutkan bahwa Operasi Lilin tahun 2019 merupakan operasi kepolisian terpusat yang akan dilaksanakan selama 10 hari, mulai hari Senin tanggal 23 Desember 2019, sampai dengan hari Rabu tanggal 1 Januari 2020.

Fokus pengamanan adalah 61.308 objek di seluruh Indonesia baik gereja, tempat wisata, pusat perbelanjaan, obyek perayaan tahun baru, terminal, pelabuhan, stasiun KA, dan bandara.

Dalam pelaksanaannya, operasi ini akan melibatkan 191.807 personel pengamanan gabungan yang terdiri atas 121.358 personel Polri, 17.190 personel TNI, serta 55.259 personel yang berasal dari instansi terkait antara lain Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka, Pemadam Kebakaran, Linmas, Senkom dan instansi lainnya.

Kekuatan personil tersebut akan ditempatkan pada 1.792 titik pos pengamanan, 745 titik pos pelayanan, dan 45 titik pos terpadu. Strategi yang diterapkan dalam operasi ini adalah mengedepankan tindakan preemtif dan preventif dengan didukung kegiatan intelijen,

Berupa deteksi dini dan deteksi aksi, serta penegakan hukum secara tegas dan profesional. Berdasarkan prediksi intelijen, terdapat 12 potensi kerawanan yang harus kita antisipasi, yaitu aksi terorisme, kejahatan konvensional, kemacetan lalu lintas, kecelakaan transportasi, sweeping ormas, aksi penolakan peribadatan, kenaikan harga sembako, konflik sosial dan tawuran, bencana alam, konvoi dan balap liar, kebakaran akibat petasan, dan pesta narkoba ataupun minuman keras.

Berkaitan dengan hal tersebut, seluruh Kasatwil harus dapat bersinergi dengan stakeholder terkait untuk menentukan langkah antisipasi yang proaktif dan
menerapkan strategi yang tepat guna mengatasi berbagai potensi gangguan yang ada, sesuai dengan karakteristik kerawanan masing-masing daerah, terang Kapolres Majene.

“Hari ini kita mengadakan Gelar Pasukan Operasi Lilin Siamasei 2019, operasi sebenarnya dimulai pada tanggal 23 Desember 2019 hingga 1 Januari 2020 dan sasaran operasi kali ini untuk memberikan pengamanan dalam perayaan Natal dan tahun baru di wilayah hukum Polres Majene,”ujarnya

“Personil yang dilibatkan ada sekitar 70 personel dibantu dari instansi terkait seperti TNI, Dinas Perhubungan, Sat Pol PP, Damkar, Senkom, Dinkes, relawan Siaga 86, Saka Bhayangkara,”sambungnya

Nantinya personil yang terlibat akan kami tempatkan dibeberapa pos-pos pelayanan yang sudah kami petakan khususnya dititik keramaian masyarakat khususnya pada malam tahun baru termasuk juga sasaran pelayanan kami pada Gereja dan Rumah ibadah. ujar Kapolres

“Kami juga mengantisipasi adanya kemacetan, dimana Majene ini merupakan daerah perlintasan trans Sulawesi, ada beberapa titik yang sudah kami petakan itu juga menjadi sasaran kami dalam pengamanan agar lalu lintas tidak terhambat dan tempat-tempat wisata yang kemungkinan akan dikunjungi oleh masyarakat terutama pada saat perayaan tahun baru,”Pungkasnya

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *