Tomas Asal Latu SBB Janji dan Himbau Warganya Serahkan Bom dan Senjata Yang Masih Tersimpan

  • Whatsapp
banner 468x60

AMBON — Sejumlah Tokoh Masyarakat, yang mewakili Masyarakat Latu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), berjanji akan menyerahkan sejumlah alat peledak atau Bom Rakitan serta senjata yang masih tersimpan milik warga.

Hal ini disampaikan, oleh sejumlah perwakilan Tokoh Masyarakat asal Latu, seram Bagian Barat di hadapan Kapolda Maluku Irjen Pol Drs Baharudin Djafar, Sabtu 28 Maret 2020.

“Kami berjanji dihadapan Bapak Kapolda, jika sampainya kami di latu, maka kami akan mengimbau warga agar menyerahkan bahan peledak dan senjata yang masih di miliki warga,” ucap salah seorang perwakilan warga.

Untuk diketahui, Sebelumnya, Konflik Berkepanjangan yang melibatkan Tiga negeri itu masing-masing Negeri Latu, Negeri Hualoy serta Negeri Tomalehu, di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) masih saja terus bergulir.

Hal inilah yang mengundang keprihatinan dari berbagai kalangan. Jika sebelum sejumlah pemuda dan anggota DPRD Seram Bagian Barat (SBB), kini sejumlah tokoh masyarakat bertemu Kapolda Maluku Irje Pol Drs Baharudin Djafar, yang berharap adanya kedamaian di kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) tersebut.

Kedatangan Tokoh Masyarakat Desa Lattu , berharap Kapolda Maluku Irjen Pol Drs Baharudin Djafar, dapat menuntaskan kasus yang terjadi di SBB serta membicarakan perdamaian ke tiga negeri. Karena jika dibiarkan, akan menjadi bom waktu, sehingga kedamaian yang diidamkan ketiga negeri ini sulit tercapai.

Ditempat yang sama, Kapolda Maluku Irjen Pol Drs Baharudin Djafar, Berharap jajarannya dapat mengungkapkan aktor utama konflik yang terjadi di tiga negeri yang melibatkan Negeri Latu, Negeri Hualoy serta Negeri Tomalehu.

“Usut tuntas dan cari aktor utama atau provokator dalam konflik ini,” Tegas Irjen Pol Drs Baharudin Djafar.

Terkiat dugaan adanya kepemilikan Bom Rakitan, dan senjata yang diduga masih disimpan oleh warga.

“Saya selalu penanggungjawab keamanan di wilayah mengapresiasi atas keinginan tokoh masyarakat asal Latu terkiat keinginannya menyerahkan Bom dan senjata rakitan yang masih di miliki oleh warga. Walau sebelumnya sudah ada beberapa Bom yang telah kita amankan,” Kata Kapolda.

Terakhir Kapolda tak lupa meminta dukungan dan peran serta masyarakat guna menyelesaikan Konflik Berkepanjangan yang melibatkan Tiga negeri itu masing-masing Negeri Latu, Negeri Hualoy serta Negeri Tomalehu, di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) masih saja terus bergulir.

“Kami juga akan berupaya memberikan pengamanan dan kenyamanan untuk masyarakat ketiga negeri, agar konflik tidak terjadi lagi,”Tutup Kapolda Maluku.

Hadir mendampingi Kapolda Maluku, Dir Krimsus, Kabid Propam , Dansat Brimob Wadir Krimum, Dan Kasubdit IV Dit Intelkam Polda Maluku

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *