Pemda Mamasa & BPOM Gelar Penandatanganan Komitmen Bersama Integrasi Program Keamanan Pangan

  • Whatsapp
banner 468x60

MAMASA — Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mamasa dan Badan POM lewat Balai POM Mamuju menggelar penandatanganan Komitmen Bersama Integrasi Program Keamanan Pangan Gerakan Kemanan Pangan Desa, Intervensi Pangan Jajan Anak Sekolah dan Program Pasar Aman Dari Bahan Berbahaya Kabupaten Mamasa.

Penandatanganan komitmen bersama ini berlangsung dalam acara Advokasi Lintas Sektor Gerakan Keamanan Pangan Desa, Pangan Aman Dari Bahan Berbahaya & Pangan Jajan Anak Sekolah di Kabupaten Mamasa yang digelar di Restoran Dian Satria, Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Selasa (7/7) siang.

Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa diwakili oleh Wakil Bupati Mamasa, Pnt. Marthinus Tiranda, S.IP., sedangkan BPOM diwakili oleh Kepala Balai POM Mamuju, Dra. Netty Nurmuliawaty, Apt., M.Kes.

Ikut menandatangani komitmen bersama antara lain, Bappelitbangda, Dinkes, Dinas PMD, Disdikbud, Dinas Perikanan, Kantor Kemenag, Dinas Kominfosandi, Distan, Dinas Ketapang, Dinas Pariwisata, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan UMKM, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak dan Lurah Mamasa.

Wakil Bupati Mamasa, Pnt. Marthinus Tiranda mengatakan, Pemda Mamasa sangat berkomitmen dalam upaya keamanan pangan yakni keamanan pangan Desa, Pasar aman dari bahan berbahaya dan pangan jajan anak sekolah oleh karena itu, langkah-langkah dilakukan melalui dinas terkait yaitu dengan melaksanakan program yang ringan tetapi bermutu seperti, di Desa dengan pengembangan pangan lokal dan penyediaan lumbung-lumbung pangan sehingga tidak tergantung dengan pangan dari luar yang belum terjamin keamanannya. Begitu dengan operasi pasar sudah dilakukan secara rutin untuk pemantauan baik harga teramat lebih mutu jualan yang dijamin sehat.

Pada bidang pendidikan, semua sekolah menyediakan kantin yang sehat dan higienis untuk memberi jaminan bagi anak sekolah ketika berjajan dapat sehat.

Program ini kata Wabut Marthinus, digagas untuk menjamin keamanan pangan dan kesehatan masyarakat dari bahan berbahaya yang juga bertujuan menggugah Komunitas Desa, Komunitas Pasar dan Komunitas Sekolah agar dapat berdaya, berpartisipasi dan mandiri dalam pembinaan dan pengawasan keamanan pangan di komunitas masyarakat.

Dikatakannya, penempatan pilot proyek atau program percontohan kiranya dapat dikawal dengan maksimal supaya dapat menjadi contoh di Desa, Pasar dan Sekolah.

“Program ini diharapkan, semua pihak berkontribusi baik Daerah, BPOM dan Stakeholder lainnya sehingga harapan bersama untuk Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dapat terwujud” harap Wabup Marthinus.

Wabup sampaikan kepada semua OPD terkait termasuk kepada BPOM Mamuju untuk menindaklanjuti program ini sehingga dapat terlaksana serta tepat sasaran. Harapan bersama adalah semua masyarakat dapat hidup sehat dengan makan makanan sehat, aman dan bergizi sehingga hidup lebih berkualitas dan terhindar dari stunting.(Leo)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *