Diduga Nistakan Etnis Simalungun, “Hasim” Calon Bupati Simalungun Dilaporkan Ke Polres

  • Whatsapp
Diduga Nistakan Etnis Simalungun, "Hasim" Calon Bupati Simalungun Dilaporkan Ke Polres
banner 468x60

SIMALUNGUN — Calon Bupati Simalungun Nomor Urut 2 Muhajidin Nur HASIM Tumpak Siregar dilaporkan ke Polres Simalungun pada tgl 27/10 dengan Nomor Surat GEMAPSI, 19/Sim/XI/2020. Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum GEMAPSI Anthony Damanik SP, dan Sekjen Henson Saragih SH.

Dikatakan, bahwa Pada laporan Pengaduan GEMAPSI ke Polres Simalungun, Provinsi Sumatera Utara HASIM calon Bupati Simalungun Nomor Urut 2, dianggap telah melecehkan dan melakukan pembohongan Publik dengan mengatakan HASIM =Halak Simalungun dan langsung mendeklerasikannya dilayak ramai diKabupaten Simalungun Sumatera Utara.

Lebih jauh dia, menjelaskan kepada awak media ini, sebelumnya GEMAPSI telah menyampaikan Surat Somasi kepada Muhajidin Nur HASIM calon Bupati Simalungun Nomor 2 yang mana meminta agar menghapus baliho spanduk bertuliskan HASIM yaitu Halak Simalungun (Red bahasa Indonesia Orang SIMALUNGUN) serta Minta maaf kepada seluruh masyarakat Simalungun dan khususnya Etnis Simalungun dan tidak mengurangi lagi melakukan kesalahan yang sama lagi.

“Sampai berakhirnya waktu yang ditentukan, somasi tadi yang disampaikan kepada Calon Bupati Simalungun Nomor Urut 2 HASIM Tumpak Siregar, GEMAPSI masih banyak melihat tulisan tersebut di kenderaan, spanduk dan baliho bertuliskan HASIM (Halak Simalungun)
Padahal pada penjelasan somasi sebelumnya pada hasil seminar Partuha Maujana SIMALUNGUN 2008, menyatakan dan hasil seminar 1964 isobut Halak Simalungun na marhap Simalungun. Pada bahasa Indonesia tentang seminar tadi Halak Simalungun Atau Orang Simalungun yang menerima dan mempraktek kan budaya Simalungun dalam kehidupan sehari hari,”Ujarnya.

Dia menambahkan, HASIM Tumpak calon Bupati Simalungun Nomor Urut 2 telah melakukan dugaan tindak kejahatan Pidana Pembohongan Publik dan kami menduga Hasim atau Muhajidin Nur HASIM calon Bupati Simalungun Nomor Urut 2 telah melakukan Penistaan etnis Simalungun Sumatera Utara termasuk penghinaan etnis Simalungun sebagai Halak Simalungun.

‘Olehnya itu, Kepada Bapak Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo, kami meminta agar melakukan pemeriksaan dan memproses pengaduan GEMAPSI sesuai dengan Undang Undang berlaku,”Pungkasnya.

Laporan: Syam Hadi Purba Tambak, SH

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *