Soal Proyek Jalan di Wajo, Dewan Minta Hasil Uji Lab Terbuka Dan Transparan

  • Whatsapp
banner 468x60

Sengkang, Wajo – Pihak legislator DPRD Kabupaten Wajo berharap kepada Pemkab Wajo dalam hal ini isntansi OPD Dinas Pu Kabupaten Wajo agar hasil uji lab yang diusulkan dalam suatu pekerjaan itu hasilnya dapat dibuka secara terbuka dan transparan.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Komisi lll DPRD Wajo,  Taqwa Gaffar yang dimintai komentar seputar pekerjaan proyek jalan yang saat ini terlaksana dianggaran 2020 di Wajo. 

Menurutnya usulan uji lab atas suatu pekerjaan proyek jalan baik itu jalan beton atau hotmix yang dilakukan di laboratorium instansi PU Wajo,  seharusnya dilakukan secara terbuka dan transparan akan hasil yang diajukan dalam suatu pekerjaan proyek. Salah satu contoh terkait dengan pekerjaan jalan rabat beton Macero Belawa yang belakangan ini jadi perhatian dan sorotan sejumlah lembaga dan media. 

Sebagai salah satu mitra kerja dari Dinas PU Wajo,  kami selaku Dewan menyarankan agar hasilnya itu dibuka secara terbuka dan transparan.”Kami minta hasil uji labnya dibuka transparan saja hasilnya dna ini juga untuk untuk menghindari adanya kesan curiga atau kerja sama antara pihak rekanan dan petugas laboratorium PU”. Cetusnya

Dan tentu kita berharap bisa percayakan secara profesional kepada petugas lab nya, nanti hasilnya kita akan liat secara bersama sebagai acuan untuk langkah berikutnya atau ke tahap selanjutnya. Tambahnya

Seperti diketahui sebelumnya Lembaga Badan Pemantau dan Kebijakan Publik (BPKP) Kabupaten Wajo, sempat meragukan hasil lab nantinya oleh Dinas PU Wajo serta mendesak Dinas PU Wajo untuk segera membuka hasil resmi atas uji laboratorium proyek pekerjaan rabat beton Macero Belawa, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo.

BPKP Wajo menilai, hasil uji lab itu penting untuk dibuka dan dipublikasikan ke publik karena sebelumnya menuai sorotan dari berbagai kalangan. Termasuk BPKP Wajo meragukan kualitas pekerjaan proyek tersebut.

“Ini perlu dibuka agar jelas apa hasil dari uji lab tersebut. Apakah sudah memenuhi standar mutu dan kualitas seperti yang tertuang dalam RAB dan kontrak kerjanya,” desak Ketua BPKP Wajo, Andi Sumitro.

Andi Sumi, sapaannya, mengaku jika hasil uji lab dari Dinas PU keluar, dia akan membandingkannya dengan lembaga independen baik itu uji lab Baddoka Makassar atau Bandung Jawa Barat.

“Ini semua agar jelas mutu dan kualitas proyek tersebut. Sekaligus sebagai langkah mengantisipasi timbulnya kerugian negara. Karena masalah ini akan kami kawal terus hingga selesai dan akan tindak lanjuti ke penegak hukum” tegas Andi Sumi.

Proyek yang dimaksud adalah rabat beton ruas Jalan Macero–Ujungkessi, Kecamatan Belawa, Wajo. Proyek senilai Rp6,4 miliar lebih dari APBD Wajo ini dikerjakan rekanan PT Adi Cipta Utama Karya asal Parepare terhitung mulai 26 Juni 2020 dan selesai 26 Desember 2020.(sumber bpkp wajo)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *