Himpunan Mahasiswa Hukum Indonesia Mamuju Pertanyakan Penanganan Pasien Covid-19

  • Whatsapp
banner 468x60

MAMUJU — Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia Cabang Mamuju mempertanyakan sekaligus menilai adanya kejanggalan dalam penanganan pasien Covid-19 dengan mendatangi Kantor Dinas kesehatan Provinsi Sulbar.

Kedatangan Puluhan mahasiswa hukum tersebut, menyuarakan aksi unjuk rasa atas penenganan pasien yang di duga terpapar kasus covid 19 di permainkan dan terdapat kejanggalan dalam penanganannya.

Akbar yang bertindak selaku koordinator lapangan Mengatakan, adanya Pasien atas nama Nurma yang berasal dari kecamatan Kalukku , lingkungan pure yang vonis oleh pihak rumah sakit regional provinsi Sulawesi barat tapi pihak keluarga yang meminta hasil swab tidak di berikan dengan alasan data rahasia rumah sakit.

“Dengan kejadian tersebutmenduga ada kejanggalan dalam hasil swabnya yang terkesan tidak masuk akal sebab pasien di lakukan tes swab jam 10 pagi dan hasilnya keluar jam 3 siang yang dimana ini yang tidak merujut pada prosedur penanganan yang dimana tengang waktu keluar hasil swab paling cepat itu adalah 2 x 24 jam,”ujarnya.

Ia menambahkan, Perlu diketahui bahwah pasien tidak memiliki riwayat perjalanan jauh dan memang mempunyai Riwayat penyakit di paru-parunya.

Akbar menilai dengan kejadian ini, bahwa pihak rumah sakit tidak ada transparansi dalam penanganan covid 19 serta berani melakukan tindakan memindahkan pasien ke ruang isolasi tanpa menunjukkan hasil swab pasien
Hingga kemarin  17 November pukul 20.00 pasien sudah dinyatakan meninggal dunia tapi belum pulah di perlihatkan hasil swabnya yang akhirnya meresakan masyarakat terhkus nya di lingkungan tempat Almarhum.

Ditempat yang sama, Radit selalu Ketua DPC perhimpunan mahasiswa hukum Indonesia Mamuju menuntut agar kepala dinas kesehatan provinsi Sulawesi barat
Mengevaluasi jajaran rumah sakit regional provinsi Sulawesi barat terutama direktur rumah sakit sebagai penanggung jawab serta serta memangil dokter terkait yang yang tidak memperlihatkan bukti otentik hasil swab kepada pihak keluarga saat setelah di vonis positif covid 19 .

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *