Haji Musatafa Hak Rakyat Perlu Diperjuangkan Dan Dikawal

  • Whatsapp
banner 468x60

Sengkang – Sebagai salah satu perwakilan anggota DPRD Wajo dari dapil ll yang meliputi wilayah kecamatan tanasitolo dan majauleng kabupaten Wajo, haji mustafa politisi parta Gerindra Wajo dari komisi lll DPRD Wajo ini dengan tegas mengatakan kalau segala bentuk hak rakyat itu sangat perlu diperhatikan dan dan dikawal serta diperjuangkan.

Jadi sebagai wakil rakyat yang duduk di DPRD itu salah satu fungsi itu untuk mengawal dan memperjuangkan hak dan kepentingan warga masyarakat Wajo pada umumnya dan dapil ll pada khususnya.”Baik itu dari segi infrasturktur, peningkatan ekonomi dan bantuan bantuan lainya dari pemerintah kabupaten, desa/lurah dan kecamatan”.Ucapnya saat ditemui awak media

Seperti halnya salah satu aspirasi atau aduan masyarakat yang masuk soal hal adanya bantuan pemerintah desa palippu kecamatan tanasitolo yang berupa bantuan stimulan perumahan swadaya atau bedah rumah bagi warga yang berhak mendapatkan.

Dimana di desa palippu itu ada sekitar 7 orang warga yang masuk daftar penerimah untuk bantuan tersebut antaranya (bara,kikong,Ismail,Mase,sengeng,kendang dan hajji) untuk anggaran dd/add tahun 2020 dengan nilai Rp 17.500.000 untuk setiap unitnya.

Namun dari hasil penelusuran dan kunjungan juga aduan dan aspirasi warga yang sampai itu baru 2 unit yang direalisasikan dan sisanya yang 5 unit tersebut belum tersentuh dan ada sama sekali, padahal disisi lain anggaran sudah cair.

Inilah yang perlu dikawal dan diperjuangkan atas hak dan nasib warga jangan sampai disalah gunakan dan ini akan kami dorong dan kawal baik ke tingkat inspektorat dan aparat penegak hukum dan apabila didalamnya ada permainan atau kecurangan yang ditemukan dan melanggar tentu ya harus diproses sesuai hukum yang berlaku.

Selaku perwakilan dari dapil ll ini tentu menjadi hal dan kewajiban untuk selalu mengawal dan perjuangkan hak hak warga yang seharusnya dan agar ini tidak disalah gunakan oknum tertentu.Terang Haji mustafa

Seperti diketahui Program bantuan BSPS ( Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya ) atau program bantuan bedah rumah yang masuk dalam program anggaran tahun 2020 dd/add untuk desa palippu kecamatan tanasitolo kabupaten Wajo sebelumnya menuai sorotan.

Pasalnya sejumlah warga masyarakat yang seharusnya masuk dalam daftar untuk mendapatkan bantuan perbaikan atau bedah rumah tersebut hingga saat ini belum terealisasikan.

Dari jumlah yang terdata terdapat sekitar 7 unit warga penerimah yang masuk daftar untuk mendapatkan bantuan tersebut hingga tahun 2021 ini yang terealisasikan itu baru 2 unit yang direalisasikan oleh pihak pemerintah desa palippu dari 7 unit penerimah seharusnya.
“Dari 7 unit yang masuk dalam daftar penerimah dan anggaran tersebut untuk anggaran tahun 2020 sampai sekarang baru 2 unit yang terealisasi dan sisa yang 5 unit belum terealisasikan sampai sekarang”.Ujar salah satu warga dan beberapa warga penerimah lainya yang enggang disebutkan namanya dimedia.

Seperti diketahui untuk setiap unit program bedah rumah tersebut dianggarkan sekitar Rp 17.500.000 untuk setiap unitnya dan yang kami temukan itu ada sekitar 7 unit, namun yang terealisasi itu baru 2 unit.

Berdasarkan hasil penulusuran ke sumber yang terpercaya dan bisa dipertanggung jawabkan kalau anggaran yang masuk dalam anggaran dd/add tahun 2020 lalu untuk desa palippu semuanya telah cairkan anggaranya untuk program bantuan bedah rumah dan termasuk yang untuk 7 unit rumah tersebut.

Terpisah kades palippu kecamatan tanasitolo, Rafid yang dihubungi terpisah terkait hal tersebut diatas belum berhasil untuk dimintai keterangan dan tanggapan termasuk saat coba dihubungi telepon selulernya juga belum ada respon dan tanggapan.


banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *