Kades Jangan Takut pada Oknum yang Hendak Menganggu Pembangunan Desanya, Jika Merasa Ditekan Laporkan Ke APH

  • Whatsapp
banner 468x60

Sengkang – Para Kepala Desa (Kades) yang ada di wilayah Kabupaten Wajo, diminta agar tidak perlu takut apabila ada oknum wartawan ataupun Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bermaksud ikut campur mengganggu dalam pelaksanaan pembangunan desanya.

Hal itu disampaikan Ketua Badan Pemantau Kebijakan Publk (BPKP) Kabupaten Wajo, Andi Sumitro saat ditemui di Kantornya Jumat, (08-01-2021). Dirinya mengharapkan kepada para Kades jika menemukan ada oknum wartawan atau LSM mengganggu pelaksanaan pembangunan segera melapor kepada kepolisian.

“Kita siap mengawal kepala desa agar pembangunan tiap- tiap desa agar lebih maju, jika ada yang merasa terganggu atau mendapat tekanan laporkan kepenegak hukum kepolisian”.Ujarjnya

Dilain sisi, terkait dengan pengelolaan dana desa Andi Sumitro juga meminta agar dalam pengelolaan dana desa harus dilakukan musyawarah dengan perwakilan masyarakat. Kalau hal ini dilakukan maka penyelenggaraan kegiatan dapat terjalin komunikasi yang cukup baik antara pemerintah desa dengan masyarakatnya sehingga bisa mengetahui langsung permasalahan ataupun kendala di wilayah desanya.

“Yang jelasnya, untuk kemajuan pembangunan di suatu desa maka para Kades diminta agar melibatkan masyarakatnya dalam pengelolaan dana desa. Jangan berjalan sendiri-sendiri, semua harus bersama-sama,” tutur Andi Sumitro.

Sementara itu hasil pantau pihak Lembaganya di desa-desa yang ada di tiga kecamatan yakni Kecamatan Penrang, Bola dan Takalalla menurut Andi Sumitro, pihaknya tidak menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh pihak kades dalam pengelolaan dana
Desanya.

Langka selanjutnya, kata Andi Sumitro bahwa pihaknya akan melanjutkan monitoring ke beberapa kecamatan lainnya untuk memantau desa-desa bersama tim lembaga lainnya salah satunya yakni lembaga dari Wajo Anti Korupsi (WAC) Kabupaten Wajo.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *