Pembangunan Pasar Tempe Masih Terkatung Katung

  • Whatsapp
banner 468x60

Sengkang – Rencana pembangunan pasar Tempe Kecamatan Tempe Kabupaten yang baru dan bakal memnjadi salah satu ikon pasar di Wajo yang terbilang moderen kembali molor dan terbilang masih terkatung terkatung hingga saat sekarang ini.

Padahal sebelumnya rencana pembangunan pasar tersebut yang menelan anggaran sekitar Rp 56 milliar tersebut dari APBN pusat akan dimulai pada awal tahun 2021 ini.Namun hingga saat ini aktivitas pekerjaan tersebut belum nampak dan masih terkatung katung dan belum ada kejelasan yang pasti baik dari pihak instansi terkait Pemkab Wajo.

Bahkan beredar luas diluar kalau MOU atau kontrak rekanan sebelumnya dengan pihak pemerintah dan rekanan yang bakal melaksanakan kegiatan proyek tersebut diputus dan hingga saat sekarang belum adanya kejelasan lanjutan akan pekerjaan dan pelaksanaan kegiatan tersebut.

Haji Ambo Mai Kadis Diskoperindagkop dan UKM melalui Kepala Bidang (Bidang) Diskoperindagkop dan UKM Wajo H Yunus juga tak menampik hal tersebut saat ditanya oleh awak media dan mengatakan kalau pihaknya baru akan menindak lanjuti soal pasar pembangunan pasar tempe tersebut.

Kebetulan kalau soal itu juga saya belum terlalu paham karena baru sekitar sebulan bertugas di sini bidang pasar dan akan melakukan koordinasi dulu.”Soal pasar tempe baru akan cek dulu dan koordinasi termasuk ke pak kadis dan sekretaris yang juga selaku usulan perencanaan dan pembangunan untuk pasar tempe ini”.Katanya

Saat disinggung soal adanya pemutusan kontrak kerja dengan pihak rekanan sebelumnya yang melakukan MOU untuk pekerjaan tersebut, Ia mengaku kalau belum tahu pasti nanti dicek semua dulu.Tambahnya

Sementara pihak DPRD Wajo yang dimintai tanggapan perihal hal tersebut diatas belum ingin terlalu jauh memberikan komentar dan sementara baru akan melakukan pembahasan dan gabungan komisi antara komisi ll dan komisi lll DPRD serta dengan semua unsur pimpinan DPRD untuk tindak lanjut soal pasar tempe saat ini.Kata Ketua komisi lll DPRD Wajo, Taqwa Gaffar

Seperti diketahui sebelumnya rencana pemasangan tiang pancang pembangunan Pasar Tempe, Kabupaten Wajo segera dilakukan. PT Delima Agung Utama selaku pihak rekanan pememang tender (Yang Info Dilakukan Pemutusan Kontrak) menargetkan, diakhir desember proyek multiyears tersebut rampung sedikitnya 10 persen dan 7 bulan kedepan ditargetkan sudah rampung 100 persen.

Direktur Utama PT Delima Agung Utama, Drajat Winanjar mengatakan, setelah proses pembongkaran bangunan Pasar Tempe dilakukan pasca terbakar pada Agustus 2019 lalu, proses pemasangan tiang pancang akan segera dilakukan.


banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *