Kantor Kemenag Wajo Digeledah Kejaksaan

  • Whatsapp
banner 468x60

Sengkang – Pada hari Rabu tanggal 10 Maret 2021 kemarin, Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Wajo yang diketuai oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Dermawan Wicaksono, SH.,MH bersama dengan Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Wajo melakukan penggeledahan Kantor Kementerian Agama Kab.Wajo dalam dugaan Tindak Pidana Penyaluran Bantuan Operasional Pendidikan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam selama masa Pandemi Covid-19 Tahun Anggaran 2020 pada Kementerian Agama Kabupaten Wajo.

Penggeledahan ini yang dilakukan itu berkaitan dengan kasus dugaan tindak pidana yang sedang berjalan di Kejari Sengkang dan untuk mencari petunjuk petunjuk atau bukti bukti lainya.Ujar Dermawan Wicaksono

Seperti diketahui kegiatan ini dilaksanakan pasca adanya oknum yang diamankan oleh tim Kejaksaan Negeri Sengkang terhadap Dua orang oknum lingkup Kemenag Wajo yakni inisial MY (Muh Yusuf) oknum PNS Kemenag dan AW (Abd Waris) oknum honorer Kemenag terkait dengan dugaan pungutan liar atau gratifikasi dan atas tindakan saat melakukan pengembalian.

Dimana salah satu oknum Kemenag Wajo sebagai tersangka yakni sodara Muh Yusuf sebagai tersangka dan lansung dilakukan penahanan dirutan kelas ll B Sengkang selama 20 hari kedepan sejak terhitung mulai tanggal 10 Maret hari ini.

Disinggung soal langkah atau proses selanjutnya terkait hal perkembangan penyelidikan, Eman Sulaeman bersama Dua Kasi Kejari Sengkang tak menampik dan tidak menutup kemungkinan kedepan dalam pengembangan kasus ini bisa saja ada tersangka lainya yang akan ditetapkan.Dan Termasuk pihak Satker dalam hal ini Kakan Kemenag Wajo, Haji Anwar Amin akan dimintai keterangan nantinya oleh penyidik Kejaksaan dan tidak menutup kemungkinan jika bukti bukti mengarah bisa saja bertambah tersangka lainya.

Diketahui dalam kasus ini berkaitan dengan adanya sejumlah potongan dari beberapa penerimah bantuan tersebut yang nilainya bervariasi mulai Rp 1 juta hingga 3,5 juta/tiap penerimah bantuan untuk masing masing penerimah bantuan mendapatkan Rp 10 juta/setiap bantuan operasional pesantren, TPQ, MDT/MDT pada tahun 2020 lalu melalui anggaran Kementrian Agama RI lingkup Kemenag Wajo.

Dan pihak Kejari Sengkang mengamankan sekitar 30 an lebih item yang diamankan dalam kasus tersebut dan diantaranya sejumlah uang dan kwitansi juga sejumlah barang bukti lainya dan tersangka akan disangkakan dengan pasal tentang tindak pidana korupsi yaitu pasal 12 huruf e UU RI nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU RI nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *