Korupsi Bibit Kopi, Tersangka & Barang Bukti Diserahkan Ke JPU Kejati Sulbar

  • Whatsapp
banner 468x60

MAMUJU — Bahwa berdasarkan Surat Perintah Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat (JOHNY MANURUNG, SH.) Nomor: PRINT – 196/P.6.5/ Fd.2/ 03/ 2021, tanggal 22 Maret 2021 perihal Penyerahan Tanggung Jawab Tersangka dan Barang Bukti , hari ini Selasa tanggal 23 Maret 2021 sekira jam 14.30 Wita telah dilakukan penyerahan Tersangka Ir. DONATUS MARRU di Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat oleh Jaksa Penyidik Pidana Khusus Kejati Sulbar (DR. RIZAL F, SH., MH. Sebagai Kasi Penyidikan) kepada Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat (HIJAZ YUNUS, SH., MH.) sebagai Kasi Penuntutan disaksikan oleh Aspidsus (FERI MUPAHIR, SH., MH.)

Pelimpahan tersangka dan barang bukti ke Penuntut Umum dalam perkara atas nama terdakwa Ir. DONATUS MARRU didampingi oleh penasehat hukumnya yaitu sdr. ELY SAMBOMINANGA, SH. dan SEMUEL, SH. dengan tetap mengikuti Protokol kesehatan dan selanjutnya  diteruskan ke Kejari Mamasa yang diterima oleh Kasi Pidsus AKBAR, SH. untuk proses penuntutannya di persidangan. 

Bahwa terdakwa dilakukan tindakan status penahanan Kota selama 20 (dua puluh hari) ke depan terhitung sejak tanggal 11 April 2021, dengan beberapa pertimbangan antara lain: Terdakwa dalam keadaan sakit dan masih memerlukan perawatan medis sebagaimana surat keterangan dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) (terlampir) serta kerugian negara sudah dipulihkan 100% saat masih dalam tahap PENYIDIKAN.

Bahwa pada TA 2015 Dinas Pertanian, Perkebunan dan Holtikultura Kabupaten Mamasa melaksanakan pengadaan Bibit Kopi dengan nilai kontrak sebesar Rp. 8.985.000.000,- (delapan Milyar sembilan ratus delapan puluh lima juta rupiah), dengan item pekerjaan berupa Pengadaan Bibit Kopi sebanyak 1.000.000 (satu juta) batang jenis Kopi Arabika dan Robusta. 

Dalam pelaksanaan kegiatan, Terdakwalah yang mengurus segala sesuatunya mewakili PT. SUPIN RAYA, dimana pada akhir pelaksanaan pekerjaan, meskipun Pengadaan Bibit Kopi Kegiatan Perluasan Tanaman Kopi sebanyak 1.000.000,- (satu juta) batang, sebagian belum didsitribusikan kepada Petani, untuk menutupi kesalahannya, Terdakwa meminta kepada MURNIANTO, SP selaku PPK (Perkara terpisah) agar dilakukan addendum, dan pembayaran dilakukan sebesar 100 % kepada PT. SUPIN RAYA pada tanggal 21 Desember 2015.

Berdasarkan penghitungan kerugian negara dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan Perwakilan (BPKP) Propinsi Sulawesi Barat, dalam Pengadaan bibit kopi kegiatan perluasan Tanaman Kopi pada Dinas Pertanian, Perkebunan dan Hortikultura Kabupaten Mamasa Tahun Anggaran 2015, negara mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp. 1.166.808.870,00 dan sudah dipulihkan oleh terdakwa saat masih tahap Penyidikan.

Melanggar Pasal  2 ayat (1) Sub Pasal 3 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Undang-Undang No. 20 Tahun 2001 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *