Komisi l DPRD Wajo Harapkan Solusi Terbaik Dan Bisa Duduk Bersama Soal Ambulance Desa

  • Whatsapp
banner 468x60

Sengkang – Anggota DPRD Kabupaten Wajo dalam hal ini sebagai salah satu mitra kerja dari pemerintah desa dan dinas Pemerintah Masyarakat Desa (PMD) Wajo berharap agar masalah soal brending dan sirene desa di Wajo ini bisa ada solusi dan jalan terbaik agar tidak berlarut larut.

Ketua Komisi l DPRD Wajo, Haji Ambo Mappasessu mengungkapkan hal tersebut dalam agenda rapat dengar pendapat dengan sejumlah pihak yang berkaitan dengan pemerintah desa antaranya dinas PMD dan Inspektorat dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) lainya.

Menurut politisi Hanura Wajo ini persoalan soal ambulance desa ini kita harus duduk bersama dengan pemerintah baik Bupati, Wakil Bupati dan sejumlah pihak OPD terkait bahkan termasuk dengan pihak Kepolisian.

Hal ini dianggap perlu agar persoalan ini tidak menjadi kisruh dan berlarut larut dan agar bisa menghasilkan solusi dan jalan terbaik dan tidak lagi menjadi kisruh dikemudian hari.”Ini harus kita duduk bersama mencarikan jalan atau solusi terbaik akan ambulance ini dan agar juga kades di Wajo tidak menjadi pusing dan sesuai regulasi atau aturan baik dari sfesifikasi peruntukkanya dan juga tidak melanggar aturan lalu lintas dan juga Kemenkes”.Ucapnya

Jadi harapan kami selaku komisi l dan anggota lainya di komisi l DPRD Wajo berharap secepatnya dan kedepan agar segera bisa duduk bersama membahas hal tersebut agar ini semua bisa ada solusi dan tidak berbenturan lagi dengan aturan atau regulasi yang mengatur akan hal soal ambulance desa tersebut.Harapnya

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Wajo, Andi Liliana melalui Kabid PMD, Saiful mengaku, sudah menyarankan kepada setiap desa untuk kelengkapan spesifikasi ambulans desa tersebut dan berharap agar dianggarkan pada 2021 ini.Ringkasnya

Seperti diketahui sebelumnya kisruh soal ambulance desa bermula dari soal sfesifikasi hingga soal brending dan lampu sirene atau rotator dan sempat ada diantaranya yang ditilang pihak lantas terkait soal spesifikasi akan ambulance desa yang tidak sesuai dengan peruntukkan untuk kategori ambulance desa.

Sebelumnya Kapolres Wajo, AKBP Muhammad Islam A, SIK, MM mengatakan penyidik masih mendalami kasus ini dan merupakan pelimpahan penanganan ke Polres Wajo dari Dirkrimsus Polda Sulsel. “Benar saat ini prosesnya di Polres. Saat ini tengah berjalan dan segera mungkin dirampungkan berkasnya,”.Ucapnya

Hal ini berkaitan seputar pengadaan branding dan lampu sirene mobil ambulans desa pada tahun anggaran 2020. Itu mulai dari regulasinya dan anggaran yang digunakan.Tambahnya

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *