Akses Jalan Ke Ruang Isolasi Covid-19 RS Siwa Ditutup Oknum Warga, Klaim Tanah Tersebut Haknya

  • Whatsapp
banner 468x60

Sengkang – Pembangunan gedung ruangan isolasi covid19 di RS Siwa Kecamatan Pitumpanua Kabupaten Wajo yang dibangun melalui anggaran pada tahun 2020 lalu menuai polemik.

Pasalnya akses jalan untuk untuk membawah pasien menuju ke ruangan isolasi covid19 di RS Siwa tersebut ditutup oleh salah satu oknum warga yang mengaku dan mengklaim kalau lahan tanah yang merupakan akses kendaraan yang dilewati menuju gedung isolasi tersebut dari arah UGD RS Siwa tak bisa lagi untuk dilewati kendaraan mobil, karena oknum warga telah meutup dan membangun bangunan.

Salah satu Warga setempat, Wanto mengatakan ke awak media dan mengakui adanya soal penutupan akses jalan kendaraan tersebut akibat lahan diklaim sebagai pemilik tanah yang resmi oleh oknum warga.”Akses jalan tersebut ditutup oknum warga yang mengaku pemilik sah tanah tersebut dan saat ini kendaraan tidak bisa lagi melewati akibat adanya bangunan”.Ucapnya

Hal senada juga tak jauh berbeda diungkapkan oleh Direktur RS Siwa, Dr Gusaidi saat awak media ini melakukan konfirmasi dan klarifikasi akan hal tersebut diatas.Dr Gusaidi membenarkan akan hal soal penutupan akses jalan kendaraan tersebut.

Disinggung soal permasalahan atas ditutupnya akses jalan kendaraan oleh oknum warga, Ia mengatakan kalau lahan atau tanah tersebut diakui atau diklaim oknum warga tersebut kalau sebagai pemilik sah dan tidak ada ganti rugi atau lainya, sehingga oknum ini keberatan kalau tanah tersebut mau dijadikan akses jalan kendaraan untuk menuju ruang gedung isolasi covid19.

Selain itu, Dirinya mengungkapkan kalau untuk anggaran tahun 2021 ini untuk RS Siwa akan ada proyek yang akan terlaksana yaitu pembangunan untuk koridor akses jalan menuju ruang gedung covid19 tersebut dengan membuat akses jalan baru untuk pembangunan koridor dan proyek pembangunan gedung perawatan anak yang kalau tidak salah anggaran untuk 2 pelaksanaan kegiatan proyek tersebut sekitar Rp 3 milliar tahun anggaran 2021.Ujarnya

Seperti diketahui proyek pembangunan ruang gedung isolasi ini sempat menuai tanda tanya beberapa kalangan warga dan aktivis Wajo, baik itu soal kwalitas dan mutu pembangunan gedung dan perencanaanya dan juga disamping soal adanya info dan surat edaran yang dikeluarkan pemprov Sulsel dalam hal ini Gubernur saat itu tahun 2020 lalu prof Nurdin Abdullah kalau RS Siwa atau Kabupaten Wajo tidak masuk dalam kategori sebagai salah satu rujukan untuk pasien covid19 sehingga untuk pembangunanya tidak perlu.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *