AYP Perjuangkan Rakyat Wajo Lewat Parlemen

  • Whatsapp
banner 468x60

Sengkang, Rakyatta.co — Selain program banuan yang diberikan ke masyarakat Kabupaten Wajo, Andi Yuliana Paris Msc atau akrab disebut AYP juga menyinggung soal kebiasaan atau budaya masyarakat Wajo yang suka memilih wakil rakyat kerana adanya sesuatu hal pemberian dalam bentuk materi.

Adapun program bantuan untuk masyarakat Wajo yaitu program pengalihan mesin BBM ke BBG untuk tahun ini ada 1.600-an mesin nelayan dan 1.800-an mesin pompa tani dan akan direalisasikan di semester II tahun ini. Program mesin konverter nelayan dan pompa tani, PJU-TS dan program yang menyentuh langsung untuk masyarakat akan terus saya perjuangkan,” kata legislator PAN ini.

Sebagai Wakil yang duduk di DPR RI Komisi Vll, Ia meminta masyarakat Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan, untuk memilih pemimpin dan wakil rakyat secara cerdas.

Dia menyoroti budaya dalam masyarakat Wajo yang cenderung memilih pemimpin atau wakil rakyat karena bagi-bagi sarung dan uang.

“Jangan biasakan karena uang, harusnya tidak lagi dilakukan mengingat dampak buruk dari politik uang itu sangat besar. Tidak sedikit petinggi di negara ini terjerat kasus korupsi karena terpilih dari praktik politik uang,” ungkapnya dalam dialog Aspirasi Masyarakat secara virtual dengan masyarakat Kabupaten Wajo, Senin (12/4/2021).

Menurut dia, sebagai perwakilan masyarakat Wajo di DPR, dirinya bertekad untuk terus memperjuangkan program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Adapun program bantuan untuk masyarakat Wajo yaitu program pengalihan mesin BBM ke BBG untuk tahun ini ada 1.600-an mesin nelayan dan 1.800-an mesin pompa tani dan akan direalisasikan di semester II tahun ini. Program mesin konverter nelayan dan pompa tani, PJU-TS dan program yang menyentuh langsung untuk masyarakat akan terus saya perjuangkan,”.Tambahnya

Sedang Kabid Perikanan Tangkap Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Wajo, Ambo Asse, menambahkan program konverter BBM ke BBG untuk mesin nelayan sudah memasuki tahap keempat dan akan terus berlanjut hingga tahun 2024.

“Ini sudah menjelang keempat kalinya kita mendapatkan bantuan ini sejak 2018 dan akan berlanjut sampai 2024, meskipun pernah dinyatakan untuk ditiadakan karena pemotongan anggaran dalam masa pandemi COVID-19, tapi berkat perjuangan beliau AYP sehingga program ini tetap ada,”.Ucapnya

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *