Bantuan Penyuluh Agama, Komitmen Rutan Pasangkayu Wujudkan Pembinaan Keagamaan Kepada Warga Binaan

Tingkatkan Pembinaan Keagamaan, Rutan Pasangkayu Terima Bantuan Penyuluh Agama Bagi Warga Binaan. Foto: Rutan Pasangkayu/dok (06/02)

Pasangkayu – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pasangkayu Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat, gencar tingkatkan pembinaan keagamaan bagi warga binaan dengan menyediakan bantuan tenaga penyuluh agama. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memperkuat aspek spiritual dan moral warga binaan, Senin (06/02).

Kepala Rutan Pasangkayu, Tisep Oven Harry menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan memiliki peran penting dalam mendukung rehabilitasi warga binaan. Dengan menerima bantuan tenaga penyuluh agama, Rutan Pasangkayu berkomitmen untuk memberikan pelayanan spiritual yang lebih baik dan menyeluruh kepada warga binaan dengan berbagai latar belakang keagamaan.

Bacaan Lainnya

“Pembinaan keagamaan merupakan bagian integral dari upaya rehabilitasi dan pembinaan di Rutan Pasangkayu. Kami ingin menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan spiritual warga binaan agar mereka dapat menghadapi perubahan dengan lebih positif,” ungkap Tisep.

Bantuan tenaga penyuluh agama ini merupakan timbal balik dari Perjanjian Kerja Sama Rutan Pasangkayu dengan Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Pasangkayu terkait Bantuan Tenaga Pembinaan Keagamaan Bagi Warga Binaan. Tenaga penyuluh agama ini mencakup pendampingan, konseling, serta penyelenggaraan kegiatan keagamaan di Rutan Pasangkayu.

Selain itu, kegiatan pembinaan keagamaan ini juga diharapkan dapat membantu warga binaan untuk menemukan kedamaian batin, meningkatkan toleransi antarumat beragama, dan memperkuat motivasi positif dalam menjalani proses rehabilitasi. Keberagaman agama di Rutan Pasangkayu diakui sebagai aset yang perlu dikelola dengan baik untuk menciptakan lingkungan yang harmonis dan inklusif.

Sementara itu, Kakanwil Kemenkumham Sulbar, Marasidin memberikan dukungan atas langkah Rutan Pasangkayu dalam meningkatkan pembinaan keagamaan.

“Pembinaan keagamaan sangat penting dalam membentuk karakter dan moral warga binaan. Dengan adanya bantuan penyuluh agama, diharapkan warga binaan dapat memperoleh dukungan spiritual yang memadai,” ujar Marasidin.

Rutan Pasangkayu terus berupaya untuk menyelenggarakan program-program rehabilitasi yang holistik, termasuk aspek keagamaan. Dengan melibatkan penyuluh agama, diharapkan pembinaan keagamaan dapat menjadi sarana efektif dalam membentuk pribadi yang lebih baik dan memberikan dampak positif bagi proses rehabilitasi warga binaan.

Bagikan...

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *