KPU Polman akan merekrut 9.534 KPPS bekerja di 1.362 lokasi TPS tersebar 16 kecamatan.

POLMAN – Komisioner KPU Polman Munawir Arifin mengatakan pengalaman menjadi penyelenggara mendapat pertimbangan utama.

“Pertimbangan lainnya yang diutamakan juga setidaknya memiliki kemampuan mengoprasikan teknologi,” ujar Munawir Arifin kepada wartawan.

Disebutkan kemampuan menggunakan teknologi dibutuhkan dalam perekrutan anggota KPPS ini.

Lantaran kedepannya sistem pemungutan dan penghitungan dapat menggunakan aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi Suara (Sirekap).

Para anggota KPPS ini diharapkan mampu menggunakan teknologi sederhana seperti telepon genggam (smartphone).

“Kedepannya nanti kemungkinan sistem pemungutan dan penghitungan dapat menggunakan aplikasi ini,” lanjutnya.

Disebutkan KPPS merupakan kelompok yang melaksanakan pemungutan suara di tempat pemungutan suara (TPS).

Setiap satu lokasi TPS akan diisi oleh tujuh orang anggota KPPS termasuk bagian pengamanan.

Sebelumnya diberitakan, ketua KPU Polman Rudianto menyampaikan KPPS merupakan ujung tombak penyelenggaraan pemungutan suara.

“Mereka yang kemudian menjadi ujung tombak pemungutan suara di pemilihan nantinya,” ujar Rudianto kepada wartawan, Selasa (21/11/2023).

Disebutkan masa kerja KPPS hanya satu bulan, honorarium untuk ketua Rp 1.200.000 per orang.

Sementara untuk setiap anggota mendapat Rp 1.100.000 per orang, dan pengamanan Rp 700 ribu per orang.

Batas usai maksimal anggota KPPS ialah 55 tahun dan bisa mendaftar pada usia 17 tahun.

Sejumlah berkas harus dipersiapkan untuk mendaftar KPPS, diserahkan di PPS setempat.

“Aturan paling baru ini untuk pemilu 2024 yang diutamakan usai 17 tahun sampai 55 tahun,” ungkapnya.

Sejumlah berkas persyaratan harus disiapkan dibuat dalam dua rangkap untuk disampaikan secara fisik.

Satu rangkap diserahkan kepada PPS dan satu rangkap salinan sebagai arsip calon anggota KPPS.

Kelengkapan dokumen persyaratan KPPS dalam bentuk fisik dikonversi menjadi bentuk digital dengan cara dipindai atau difoto, kemudian disampaikan kepada KPU Kabupaten melalui PPS untuk diunggah ke SIAKBA.

Adapun berkas yang dipersiapkan untuk mendaftar KPPS Pemilu 2024 ialah sebagai berikut:

– Surat Pendaftaran;

– Daftar Riwayat Hidup;

– Fotokopi KTP Elektronik;

– Fotokopi Ijazah sekolah menengah atas/sederajat atau ijazah terakhir;

– Pas Foto;

-Surat Pernyataan; dan

– Surat Keterangan.

Bagikan...

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *