Lapas Polewali Tingkatkan Pengawasan dan Pengamanan Aktivitas Warga Binaan

Lapas Polewali Tingkatkan Pengawasan dan Pengamanan Warga Binaan, Kunci Kesuksesan Pemasyarakatan Maju

Polewali Mandar, lapaspolewali.kemenkumham.go.id – Setelah 1 (satu) orang Tahanan Lapas Kelas IIB Polewali diduga terlibat peredaran narkotika jenis sabu di Kabupaten Polewali Mandar, Pihak Lapas Kelas IIB Polewali semakin memperketat pengawasan dan pengamanan di lingkungan Lapas Kelas IIB Polewali. Selasa, 06 Februari 2024.

Plh Kepala Lapas Kelas IIB Polewali menyampaikan bahwa Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Polewali telah secara rutin dan insidentil melakukan penggeledahan blok hunian sebagai upaya mewujudkan pemasyarakatan maju.

“Penggeledahan tersebut merupakan salah satu upaya pencegahan untuk mengantisipasi gangguan yang dapat mengancam keamanan dan ketertiban lingkungan lapas.” ujar Baharuddin selaku Plh Kepala Lapas Kelas IIB Polewali.

“Penggeledahan rutin melibatkan seluruh pegawai bahkan mengundang aparat penegak hukum (APH) untuk memastikan bahwa tidak ada barang terlarang atau bahan berbahaya yang dapat merugikan baik petugas maupun penghuni lapas.” lanjutnya.

Mengenai indikasi bahwa adanya penggunaan HP di dalam Lapas Kelas IIB Polewali sebagai alat komunikasi pemesanan barang haram tersebut, Plh Kepala Lapas Kelas IIB Polewali mengungkapkan bahwa Lapas Kelas IIB Polewali menyediakan Warung Telekomunikasi Khusus Pemasyarakatan (Wartelsuspas) sebagai layanan komunikasi bagi seluruh warga binaan.

Dengan adanya wartelsuspas ini maka penggunaan HP di blok hunian sangatlah sedikit atau tipis adanya.

“Penggunaan wartelsuspas oleh warga binaan berada di ruangan khusus dan mendapatkan langsung pengawasan yang ketat dari para petugas.” tambah Baharuddin.

Wartelsuspas tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi antara narapidana dan keluarganya, tetapi juga memainkan peran penting dalam mendukung rehabilitasi dan reintegrasi sosial para tahanan.

“Kemungkinan peredaran HP di dalam Lapas Kelas IIB Polewali sangatlah tipis.” tutupnya.

Hal ini dikarenakan seluruh barang bawaan pengunjung maupun barang titipan kepada warga binaan melalui proses pemeriksaan yang berlapis. Dimulai dari pemeriksaan barang bawaan secara manual dan modern menggunakan mesin X-Ray hingga pemeriksaan badan kepada pengunjung itu sendiri.

Sementara itu, secara terpisah, Kakanwil Kemenkumham Sulbar, Marasidin mendukung upaya yang dilakukan oleh jajaran Lapas Polewali. “Sehingga melalui Pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan dapat memberi dampak terhadap peningkatan kinerja di jajaran Kanwil Kemenkumham Sulbar” tutup salah seorang Kakanwil unit wilayah di bawah kepemimpinan Menkumham, Yasonna itu di sela-sela waktunya.

@Kumham_Sulbar @NewsKemenkumham #KanwilSulbar #Yasonna #Marasidin Marasidin Syaefudin Lapas Polewali

(Humas Lapole, Februari 2024)
#kemenkumham #kemenkumhamsulbar #lapaspolewali #lapaspolewalihebat #lapas #polman #polewalimandar

Bagikan...

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *