Petani di Tiga Desa di Polman Sorot Proyek Irigasi Balai BWSS III Palu

- Jurnalis

Rabu, 11 Desember 2019 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAN, RAKYATTA.CO — Warga di tiga Desa yakni Desa Banua Baru,dan Desa Bakka-Bakka kecamatan Wonomulyo dan Desa Ugi Baru kecamatan Mapilli Di Kabupaten Polman mengeluhkan adanya pekerjaan Irigasi sekunder yang dikerjakan oleh Balai Sulawesi tiga,Sungai dan air, Provinsi Palu.

Pasalnya pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan harapan Masyarakat khususnya Masyarakat Petani ditiga Desa yang sawahnya dilalui pengairan.

Salah satu Petani yang dilalui Sawahnya yang juga kepala Dusun Banua Baru Muh.Husni mengatakan bahwa pekerjaan yang dikerjakan oleh Balai Sulawesi ini tidak sesuai dengan harapan Petani.

betapa tidak waktu masih irigasi tanah yang mengairi sawah petani tidak pernah mengeluh seperti ini, karna air yang mengalir sampai ke Desa Banua Baru tidak pernah kurang. namun setelah dikerja oleh Balai air sudah tidak mencukupi,karna pintu Irigasi tidak boleh Dibuka Full karna akan meluap, sehingga pintu yang terbuka hanya separuh saja. mengakibatkan tiga Desa yang dilalui irigasi ini tidak maksimal air mengalir.Banua Baru saja luas sawahnya sekitar 200 ha,Bakka-Bakka 10 ha,dan Ugi Baru itu kurang lebih 20 ha.pekerjaan Irigasi ini bukan menguntungkan petani melainkan merugikan Petani.keluh.Muh Husni Rabu 11/12/2019

Hal senada juga disampaikan kepala Desa Banua Baru Taufik Mustaman menyampaikan bahwa pekerjaan Balai tersebut diduga ada kesalahan tehnik sebab Briket yang digunakan itu terlalu sempit dan dalam,warga petani justru disusahkan dengan jadinya pekerjaan itu, bayangkan waktu dicoba dibuka Dipintu Irigisinya dibuka setinggi 10 Cm air sudah meluap, padahal biasanya pintu Irigasi itu dibuka setinggi 30-35 cm air sudah maksimal mengairi tiga Desa tersebut.ungkap Taufik

Sementara itu lembaga Pengawasan Publik (LPP Mandat) Polman Muh.Patman dalam investigasinya menemukan ada kejanggalan pada pekerjaan itu,karna Briket yang digunakan pun tidak berstandar Nasional Indonesia (SNI) diduga Briket yang dipasang itu dibuat di Wonomulyo.selain itu,kata dia Kegiatan itu pun ada ketidak sesuaian.

“Sebelumnya itu Galian irigasi seluas 2 Meter namun yang ada sekarang diirigasi itu hanya 1 meter luas dan kedalaman pun hanya 1 meter,masyarakat petani yang mencoba membuka pintu irigasi itu baru 10 Cm Air sudah meluap sementara dulu dulunya selalu terbuka full.

“Terkait dengan itu kami akan melakukan Penyuratan kementrian yang menaungi Balai untuk diminta klarfikasi terkait pekerjaan itu,”tutur Anto sapaan akrabnya.

Berita Terkait

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan
Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri
Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident
Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov
Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan
Tiga Pelaku Judi Kiu-Kiu Diciduk di Campaloga, Polisi Sita Uang dan Kartu Domino
Masyarakat Nikmati Aktivitas di Malam Minggu, Polisi Mamuju Siaga di Persimpangan Jalan
Kapolres Metro Depok Pimpin Apel Siaga Jelang Aksi Unjuk Rasa
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:32 WIB

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 20:42 WIB

Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri

Selasa, 1 September 2026 - 19:54 WIB

Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WIB

Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov

Selasa, 1 September 2026 - 18:04 WIB

Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan

Berita Terbaru