PPK Proyek Rehabilitasi Pabrik Es TPI Lantora Ngaku Hanya Diperbantukan

POLEWALI — Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek rehabilitasi pabrik es senilai Rp 1,2 miliar di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Lantora Polewali Mandar(Polman) mengaku hanya diperbantukan sebagai PPK.

Abbas selaku PPK proyek tersebut menuturkan bahwa ia hanya diperbantukan dalam proyek itu dan sama sekali tidak mengetahui teknis pelaksanaan kegiatan proyek tersebut.

Terlebih, kata Abbas dirinya juga tidak bekerja pada Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Polman melainkan bekerja pada Dinas Perhubungan Polman.

“Saya hanya diperbantukan saja, kalau teknis kegiatan yang lebih tahu itu Kepala Dinasnya dan PPTK nya,” jelasnya, melalui akun Whatsappnya, Rabu 23 Agustus 2023.

Abbas menyampaikan bila dirinya ditunjuk sebagai PPK proyek rehab pabrik es karena di DKP Polman tidak ada ASN yang memiliki sertifikasi untuk pengadaan barang dan jasa. ” Silahkan koordinasi dengan kepala dinasnya, Kami cuma sebatas PPK yang diperbantukan, karena memiliki sertifikasi barang dan jasa, ” terangnya.

Proyek rehabilitasi pabrik es tahun 2023 di lokasi TPI Lantora menelan anggaran APBD Polman sebesar Rp 1,2 miliar. Sementara proyek tersebut dikerjakan oleh CV Rafasya sebagai pemenang tender.

Terpisah, PPTK rehabilitasi pabrik es Polman, Imelda Allolayuk memaparkan pabrik es TPI sudah beroperasi sejak 2012 lalu dan baru tahun ini mendapatkan anggaran perbaikan bangunan. ” kegiatannya ini memang rehab tapi lebih kepada revitalisasi lebih banyak pengadaan alat,” katanya, saat ditemui di ruangannya.

Imelda mengungkapkan untuk struktur bangunan akan dilakukan perbaikan pada bagian bangunan yang sudah rusak saja. ” kapasitas 10 ton nanti itu, tapi pabrik es ini saya tidak tahu berapa PAD-nya, ” tuturnya.

Bagikan...

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *