BBM Naik, Pengusaha Tempe Menjerit

- Jurnalis

Kamis, 6 Oktober 2022 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATENG — Pemilik Pabrik pengelolah Tempe di Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulbar mulai mengeluhkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Pasalnya, harga kedelai sebagai bahan dasar utama untuk memproduksi tempat, yang didatangkan dari luar sulawesi barat juga mengalami kenaikan.

kepada iNewsMamuju,id, Andi menuturkan, pasca kenaikan harga BBM terpaksa pihkanya harus menyesuaikan harga jual tempe ke beberapa komsumen.

“Biasanya kita jual Rp.3.500 rupiah persatu bungkunya. Na dengan kenaikan BBM ini harga jual ke konsumen dengan harga Rp.5.000 ribu rupaih persatu bungkusnya,”Kata Andi, Kamis 6 Oktober 2022.

Andi, yang juga memiliki pabrik pengelolahan tempe ini, mengaku jika bahan dasar kedelai untuk membuat tempe iya pasok dari sulawesi – selatan dengan harga Rp.670.000 ribu rupiah.

“Sebelum BBM naik, harga bahan baku yang dipasok dari luar di angka Rp.530.000 ribu rupiah persatu karung dengan isi 50 kilogram,”Ungkapnya.

Terakhir kata Andi, kenaikan harga inilah yang menjadi keluhan bagi para konsumen, sehingga beberapa pabrik pengelolah juga berharap harga kedelai segerah mengalami penurunan.

“Kaalau turun, pabrik pengelolah juga dapat kembali memproduksi tempe dalam jumlah yang banyak,”Pungkasnya.

Berita Terkait

Bupati Arsal Aras Tinjau Pemancar TVRI Mateng, Siap Dukung Siaran Piala Dunia 2026
TVRI Sulbar Hadirkan TX Topoyo, Warga Mamuju Tengah Segera Nikmati Siaran Piala Dunia 2026
IJS Sambangi Kominfopers Mateng, Perkuat Sinergi Media dan Pemerintah Lawan Hoaks
Sahabuddin, Prajurit TNI Penggerak Agrowisata Durian “Coppo Bulo” di Polewali Mandar
Seminar Durian di Bulukumba Bahas Peluang Ekonomi Pasar Global
Sengketa Sawit Memanas! Dua Kelompok Warga di Mateng Nyaris Adu Bacok, Polisi Turun Tangan
Cegah Konflik Melebar, Polsek Pangale Gerak Cepat Damai Dua Warga Kuo
Angin Kencang Hantam Pesisir Budong-Budong, Rumah Warga Rata Diterpa Pohon Kelapa
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:18 WIB

Bupati Arsal Aras Tinjau Pemancar TVRI Mateng, Siap Dukung Siaran Piala Dunia 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 18:38 WIB

TVRI Sulbar Hadirkan TX Topoyo, Warga Mamuju Tengah Segera Nikmati Siaran Piala Dunia 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:44 WIB

IJS Sambangi Kominfopers Mateng, Perkuat Sinergi Media dan Pemerintah Lawan Hoaks

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:05 WIB

Sahabuddin, Prajurit TNI Penggerak Agrowisata Durian “Coppo Bulo” di Polewali Mandar

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:36 WIB

Seminar Durian di Bulukumba Bahas Peluang Ekonomi Pasar Global

Berita Terbaru

Advertorial

Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen

Kamis, 4 Jun 2026 - 15:11 WIB