IPAL Mandek, Limbah RS Cemari Lingkungan: Aktivis Desak Bupati Copot Direktur RS Pratama Wonomulyo!

- Jurnalis

Senin, 4 Agustus 2025 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAN — Deretan kritik keras dilayangkan sejumlah aktivis anti-korupsi Sulawesi Barat terhadap pengelolaan lingkungan di Rumah Sakit Pratama Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar. Mereka menyoroti dugaan pencemaran lingkungan akibat Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang tidak berfungsi, sehingga limbah cair dan kotoran mencemari area belakang rumah sakit.

“Ini sangat memprihatinkan. Rumah sakit seharusnya menjadi tempat penyembuhan, bukan justru jadi sumber penyakit baru,” tegas salah satu aktivis, Senin (4/8/2025).

Tidak hanya itu, para aktivis juga mempertanyakan penanganan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di rumah sakit tersebut yang dinilai tidak transparan dan akuntabel. Padahal, RS Pratama Wonomulyo diketahui mengelola anggaran cukup besar. Pada tahun 2023, sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) mencapai Rp 3,3 miliar—bukan Rp 1,3 miliar seperti yang sebelumnya beredar. Sementara di tahun 2024, Silpa tercatat Rp 1,4 miliar.

“Anggaran miliaran tapi IPAL tidak jalan dan pengelolaan limbah B3 tidak jelas? Ini mencederai akuntabilitas keuangan publik,” sorot mereka.

Mengacu pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta UU Rumah Sakit No. 44 Tahun 2009, rumah sakit wajib menyediakan lingkungan yang aman, bersih, dan sehat, serta mengelola limbah sesuai ketentuan hukum. Pelanggaran terhadap hal ini dapat dikenai sanksi pidana.

Atas dasar temuan tersebut, para aktivis mendesak Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, untuk turun tangan langsung, mengevaluasi kinerja Direktur RS Pratama Wonomulyo beserta jajarannya, khususnya bagian sarana dan prasarana.

“Kami minta Bupati tidak hanya melakukan inspeksi seremonial dalam ruangan, tapi juga mengecek langsung sistem pengelolaan limbah dan administrasinya. Ini menyangkut kesehatan publik dan tata kelola pemerintahan yang bersih,” tegas mereka.

Lebih jauh, para aktivis membuka wacana menggelar aksi massa jika tidak ada tindak lanjut serius dari pihak pemerintah daerah. Mereka juga mengajak seluruh elemen masyarakat sipil menjadikan kasus ini sebagai bahan kajian bersama dalam menuntut tata kelola pelayanan publik yang bertanggung jawab.

“Ini bukan sekadar persoalan teknis. Ini tentang tanggung jawab atas anggaran publik dan hak masyarakat atas lingkungan yang sehat,” pungkas mereka.

Penulis : Aco Mappinawang

Berita Terkait

Damkar Terguling di Tumpiling, Tujuh Orang Luka
2 Rumah Warga di Wonomulyo Terbakar, Damkar Kodim 1402/Polman Turun Tangan
Kebun Sawit Luyo Terbakar, Polisi dan Damkar Padamkan Api 11 Hektare
Damkar Kodim 1402/Polman Diterjunkan Bantu Padamkan Kebakaran di Kenje, 2 Rumah Terdampak
Sempat Kabur Saat Diperiksa di Polres Polman, Terduga Curanmor Ditangkap Lagi dengan Barang Bukti di Pasangkayu
Pelajar Tewas Terlindas Truk di Polewali, Satlantas Polres Polman Ungkap Kronologi Kecelakaan Maut
Pria Ditemukan Tewas di Sawah Binuang, Polisi Gerak Cepat Olah TKP
Lolos Saat Diberi Makan Siang, Tersangka Curanmor Kabur dari Polres Polman, Polisi Lakukan Pengejaran Intensif
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:11 WIB

Damkar Terguling di Tumpiling, Tujuh Orang Luka

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:44 WIB

2 Rumah Warga di Wonomulyo Terbakar, Damkar Kodim 1402/Polman Turun Tangan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:35 WIB

Kebun Sawit Luyo Terbakar, Polisi dan Damkar Padamkan Api 11 Hektare

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:58 WIB

Damkar Kodim 1402/Polman Diterjunkan Bantu Padamkan Kebakaran di Kenje, 2 Rumah Terdampak

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:47 WIB

Sempat Kabur Saat Diperiksa di Polres Polman, Terduga Curanmor Ditangkap Lagi dengan Barang Bukti di Pasangkayu

Berita Terbaru

Sorot

Dr. Haedar Harun: KKSS Rumah Bersama di Tanah Rantau

Minggu, 23 Agu 2026 - 21:51 WIB

Polman

Damkar Terguling di Tumpiling, Tujuh Orang Luka

Minggu, 23 Agu 2026 - 20:11 WIB