BPBD Sulbar Imbau Masyarakat Tetap Tenang Pascagempa M6,7 di Palu

- Jurnalis

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan menyusul gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang terjadi di wilayah Palu pada Selasa, 16 Juni 2026 pukul 10.27 WIB.

Melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops), BPBD Sulbar meminta masyarakat tidak panik serta tetap mengikuti informasi resmi dari instansi berwenang terkait perkembangan situasi pascagempa.

BPBD mengingatkan warga agar terlebih dahulu memeriksa kondisi bangunan sebelum kembali beraktivitas di dalam rumah maupun gedung. Bangunan yang mengalami keretakan, kerusakan, atau berpotensi membahayakan keselamatan sebaiknya dihindari hingga dipastikan aman.

Selain itu, masyarakat juga diminta mewaspadai kemungkinan terjadinya gempa susulan yang dapat terjadi sewaktu-waktu setelah gempa utama.
Kewaspadaan dinilai penting untuk mengurangi risiko korban maupun kerugian akibat bencana.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sulbar Muhammad Yasir Fattah mengajak masyarakat untuk tidak mudah mempercayai ataupun menyebarluaskan informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Informasi resmi terkait aktivitas kegempaan dan penanganan darurat hanya diperoleh melalui BMKG, BPBD, serta pemerintah daerah setempat.

“Masyarakat diharapkan tetap tenang, saling membantu, dan mengutamakan keselamatan diri serta keluarga. Ikuti arahan petugas dan pantau perkembangan informasi melalui kanal resmi pemerintah,” ungkapnya.

Untuk layanan informasi dan pelaporan kebencanaan, masyarakat dapat menghubungi Call Center Pusdalops BPBD Provinsi Sulawesi Barat melalui WhatsApp di nomor 0822-2050-0117.

Kalaksa juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan bencana sebagai bagian dari upaya bersama dalam meminimalkan dampak yang ditimbulkan akibat gempa bumi maupun bencana alam lainnya.

Berita Terkait

Sektor Sawit Sumbang 30% Perekonomian Sulbar, Sekda Junda: SDM Petani Harus Ditingkatkan
Beasiswa Pendidikan hingga Stunting, Pemprov Sulbar Buka Ruang Dialog Digital
Inspektorat Sulbar Ekspose Review RAPBD 2027, Soroti Efektivitas dan Akuntabilitas Anggaran
DKPPKB Sulbar Edukasi Warga Mamuju Kelola Obat dengan Prinsip DAGUSIBU
Sulbar Perkuat Jejaring Labkesmas Mamasa Lewat Program InPULS
WFH ASN Sulbar Berbasis Digital, DiskominfoSS Dampingi RSUD Optimalkan Aplikasi Fleksi
BPBD Sulbar Latih Siswa SMAN 1 Mamuju Hadapi Bencana
Diskominfo Sulbar Luncurkan Live Streaming, Warga Bisa Langsung Sampaikan Aspirasi
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 20:32 WIB

Sektor Sawit Sumbang 30% Perekonomian Sulbar, Sekda Junda: SDM Petani Harus Ditingkatkan

Rabu, 9 September 2026 - 20:29 WIB

Beasiswa Pendidikan hingga Stunting, Pemprov Sulbar Buka Ruang Dialog Digital

Selasa, 8 September 2026 - 22:28 WIB

Inspektorat Sulbar Ekspose Review RAPBD 2027, Soroti Efektivitas dan Akuntabilitas Anggaran

Selasa, 8 September 2026 - 22:25 WIB

DKPPKB Sulbar Edukasi Warga Mamuju Kelola Obat dengan Prinsip DAGUSIBU

Selasa, 8 September 2026 - 22:22 WIB

Sulbar Perkuat Jejaring Labkesmas Mamasa Lewat Program InPULS

Berita Terbaru