Festival Penyu Mampie 2022 Dengan Tema Kembali Kelaut

- Jurnalis

Rabu, 15 Juni 2022 - 00:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAN — mengangkat Tema Kembali Kelaut, Festival Penyu Mampie 2022 resmi kembali di buka, Selasa Kemarin bertempat di Pantai Mampie, Dusun Mampie, Kabupaten Polman.

Bupati Polman H Andi Ibrahim Masdar, mengatakan, penginisiasi festival penyu bapak ibu yang tergabung dalam komunitas penggiat konservasi sahabat penyu; yang saya horamati bapak dan ibu peserta pestival penyu mampie kabupaten polewali mandar

“Alhamdullihahirrabil alamin puji dan syukur kita panjatkan kehadirat allah subhana wata’ala. Tuhan yang maha esa, yang telah melimpahkan berkah. Rahmat, hidayahnya serta nikmat kesehatan kepada kita semua sehingga pada kesempatan yang berbahagia ini akhirnya kita dapat berkumpul dalam kegiatan festival penyu tahun 2022, kegiatan yang isnya-allah bukan hanya memberikan manfaat kepada kita yang hadir di tempat, tetap! Manfaat kepada bangsa indonesia dan kepada generasi,” Ujarnya.

Lanjut dikatakan, Penerus bangsa. Semoga kegitan ini diridohi allah swt dan kita semua diberi kekuatan dan kesehatan selama mengikut! Rangkaian kegiatan ini. Amin.

“Pertama-tama saya atas nama representasi masyarakat polewali mandar menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta, pestival penyu mampie, saya juga ingin memberikan apresiasi penggiat konservasi yang tergabung dalam komunitas sahabat penyu atas kerja kerasnya atas seluruh kontribusinya dalam menjaga eksostem penyu sebagai hewan yang dilindungi dan menyjaga lingkungan,”Ucapnya

Masih kata dia, Pantai mampie merupakan sala satu destinasi wisata | unggulan polewalil mandar = yang berkontribusi besar dalam memajukan pariwisata polewali mandar, hal ini ditunjukkan dengan tingginya kunjung wisatawan ke tempat ini, tahun 2021 lalu, polewali mandar dikujungi wistawan sebanyak 48% dari total wisatawan yang mengunjungi sulawesi barat, hal ini semakin istimewa karena kaberadaan komunitas konservasi sahabat penyu di pantai ini.

“Untuk menunjang potensi pariwisata dan sebaga] komitmen kuat pemerintah daerah kabupaten polewali mandar terhadap lingkungan. Meskipun terus mendapat sorota terkait penanganan sampah. Kita berhasil membuktikan diri dengan mendapatkan beberapa award dibidang lingkungan hidup. Tahun ini, selain mendapatkan award pro-klim kita juga mendapatkan predikat terbaik ke 3 nasional dalam ajang nawacita tantra yang diselenggarakan —_-kementrian lingkungan hidup. Selain [tu polewali mandar masih merupakan satu-satunya kabupaten di provinsi sulawesi barat yang mendapatkan piala adipura. Serta mejadi tujuan studi banding dari beberapa kabupaten di sulawesi selatan dan barat terkait penangan sampah. Dari segi sarana dan prasarana persampahan, kita mempunyai 58 aramada dan 216 orang sdm kebersiahan dan persampahan,”Ungkapnya.

Lebih jauh dikatakan, Selain itu sebagai tindak lanjut dari peraturan presiden nomor 83 tentang penanganan sampah laut, pemerintah kabupaten polewali mandar telah menrbitkan peraturan bupati nomor 21 tahun 2019 tentang pengurangan sampah melalui pembatasan penggunaan kantong plastik, wadah dan kemasan makanan/minuman bahan plastik kabupaten polewali mandar. Hal ini sebagai upaya pemerintah untuk mewujudkan target nasional yakni penguranagan sampah laut palstik minimal 15 persen pada tahun 2018-2020. Dan sebesar 70 persen pada tahun 2025.

“Semoga kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya sebagai sarana meningkatkan kecintaan kita terhadap lingkungan secara umum dan perhatian akan semakin berkurangnya ekosistem penyu sebagai hewan yang dilindungi. Kepada komunitas sahabat penyu mampie kembali saya mengucapkan terima kasi atas sega kontribusinya untuk polman dan dunia, kontribusi untuk masakini dan masa yang akan datang,”Pungkasnya.(aco)

Berita Terkait

Putusan Mahkamah Partai Belum Final, Rudi Tempuh Gugatan ke PN Jakarta Pusat
Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai
Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat
Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026
Satreskrim Polresta Mamuju Tangkap Dua Terduga Pelaku Kasus Pengeroyokan Aktivis Vendetta
Pastikan Karhutla Tidak Meluas, Tim Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli di Bukit Lambagu
Antisipasi Kebakaran Susulan, Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli ke Lokasi Karhutla
Jemput Ribuan Butir Ekstasi di Polman, Warga Sidrap Diciduk Tim Gabungan BNN Sulbar dan BNNK Polman
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:55 WIB

Putusan Mahkamah Partai Belum Final, Rudi Tempuh Gugatan ke PN Jakarta Pusat

Senin, 8 Juni 2026 - 13:42 WIB

Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai

Senin, 1 Juni 2026 - 13:31 WIB

Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:48 WIB

Satreskrim Polresta Mamuju Tangkap Dua Terduga Pelaku Kasus Pengeroyokan Aktivis Vendetta

Berita Terbaru