Hardiknas 2026 di Sulbar: Gubernur Suhardi Duka Tekankan Digitalisasi dan Kesejahteraan Guru

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Provinsi Sulbar, Sabtu (2/5/2026). Peringatan tahun ini menekankan pentingnya digitalisasi pendidikan dan peningkatan kesejahteraan guru sebagai kunci pembangunan sumber daya manusia.

Upacara tersebut turut dihadiri Haris Iskandar, Widya Prada Ahli Utama Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini, sebagai perwakilan Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, serta Pendidikan Nonformal dan Informal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Suhardi Duka membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI yang ditujukan kepada insan pendidikan di seluruh Indonesia. Pidato tersebut menegaskan bahwa Hardiknas merupakan momentum refleksi untuk memperkuat komitmen terhadap pendidikan nasional.

Pendidikan disebut sebagai proses memanusiakan manusia yang dilaksanakan dengan ketulusan, kasih sayang, dan penghormatan terhadap potensi setiap individu. Prinsip ini sejalan dengan pemikiran Ki Hajar Dewantara melalui sistem among yang menekankan asah, asih, dan asuh sebagai dasar pembentukan karakter.

Dalam pidato tersebut juga ditegaskan bahwa pendidikan merupakan amanat konstitusi sebagaimana tertuang dalam UUD 1945 dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, dengan tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan membentuk manusia yang beriman, berakhlak mulia, cerdas, mandiri, serta bertanggung jawab.

Sejalan dengan visi pembangunan nasional, pendidikan diposisikan sebagai instrumen strategis untuk mencetak sumber daya manusia unggul menuju Indonesia yang maju, makmur, dan bermartabat.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menetapkan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) sebagai program prioritas. Pendekatan ini didukung sejumlah kebijakan strategis, antara lain pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta percepatan digitalisasi pembelajaran.

Sepanjang 2025, program pembangunan dan revitalisasi telah menjangkau lebih dari 16 ribu satuan pendidikan. Sementara itu, digitalisasi melalui penyediaan papan interaktif digital telah diterapkan di lebih dari 288 ribu satuan pendidikan.

Pemerintah juga mendorong peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru melalui berbagai program, termasuk bantuan pendidikan bagi guru yang belum memenuhi kualifikasi akademik serta pelatihan di bidang pembelajaran modern seperti coding dan kecerdasan artifisial.

Selain itu, penguatan karakter peserta didik menjadi perhatian melalui penciptaan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari perundungan. Program literasi, numerasi, STEM, hingga Tes Kemampuan Akademik (TKA) juga terus diperkuat.

Upaya perluasan akses pendidikan dilakukan melalui berbagai skema, seperti pembelajaran jarak jauh, sekolah terbuka, serta layanan pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus.

Pemerintah menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan pendidikan memerlukan dukungan semua pihak, termasuk masyarakat, dunia usaha, dan mitra pembangunan.

Menutup amanatnya, pemerintah mengajak seluruh insan pendidikan untuk mengedepankan pola pikir maju, mental kuat, dan komitmen dalam mewujudkan pendidikan bermutu.

Gubernur Suhardi Duka turut menyampaikan ucapan selamat Hari Pendidikan Nasional 2026 sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi.

“Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Mari kita perkuat kerja sama untuk mewujudkan pendidikan bermutu menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat,” ujarnya.

Berita Terkait

Suhardi Duka Buka-bukaan Soal APBD Perubahan Sulbar: Rp81 Miliar Tak Jadi Utuh
Kafilah MTQ Sulbar Bertolak ke Semarang, Bawa Misi Harumkan Nama Daerah
Gubernur Suhardi Duka Siapkan 50 Beasiswa untuk Mahasiswa Unasman, Rektor Diminta Tentukan Penerima
2.006 Siswa Sulbar Dapat Beasiswa dan Perlengkapan Sekolah
Sektor Sawit Sumbang 30% Perekonomian Sulbar, Sekda Junda: SDM Petani Harus Ditingkatkan
Beasiswa Pendidikan hingga Stunting, Pemprov Sulbar Buka Ruang Dialog Digital
Inspektorat Sulbar Ekspose Review RAPBD 2027, Soroti Efektivitas dan Akuntabilitas Anggaran
DKPPKB Sulbar Edukasi Warga Mamuju Kelola Obat dengan Prinsip DAGUSIBU
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 17:16 WIB

Suhardi Duka Buka-bukaan Soal APBD Perubahan Sulbar: Rp81 Miliar Tak Jadi Utuh

Sabtu, 12 September 2026 - 23:45 WIB

Kafilah MTQ Sulbar Bertolak ke Semarang, Bawa Misi Harumkan Nama Daerah

Sabtu, 12 September 2026 - 13:31 WIB

Gubernur Suhardi Duka Siapkan 50 Beasiswa untuk Mahasiswa Unasman, Rektor Diminta Tentukan Penerima

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

2.006 Siswa Sulbar Dapat Beasiswa dan Perlengkapan Sekolah

Rabu, 9 September 2026 - 20:32 WIB

Sektor Sawit Sumbang 30% Perekonomian Sulbar, Sekda Junda: SDM Petani Harus Ditingkatkan

Berita Terbaru