Kakanwil Parlindungan Sebut Toleransi Umat Beragama di Lapas Mamasa Sangat Terjaga

- Jurnalis

Selasa, 28 Februari 2023 - 07:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamasa – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat, Parlindungan mengajak warga binaan Lapas Mamasa untuk terus menjaga kerukunan umat beragama selama menjalani masa pidana.

Hal itu disampaikan Kakanwil Parlindungan saat menyapa warga binaan di Lapas Mamasa.

“Kerukunan umat beragama di Lapas Mamasa sangat terasa, warga binaan menjaga toleransi sangat baik” ujar salah satu Kakanwil unit wilayah di bawah kepemimpinan Menkumham, Yasonna itu

Parlindungan mencontohkan, melihat kondisi Lapas Mamasa yang hingga saat ini dalam keadaan aman dan kondusif, bisa disimpulkan bahwa Lapas Mamasa sangat menghargai toleransi umat begamana.

Sehingga ia meminta kepada jajaran Lapas Mamasa agar tetap mempertahankan kondisi seperti ini, salah satunya dengan meningkatkan pembinaan keagamaan.

Saat berbincang dengan seorang pendeta, Parlindungan berharap, agar ikut memberikan pembinaan rohani kepada warga binaan yang beragama Nasrani dengan baik.

“Lakukan ibadah secara rutin, sehingga dapat lebih mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang selanjutnya setelah menjalani pidana disini memiliki bekal yang bermanfaat” sambungnya di damping Ka Lapas Mamasa Hastono

Sama halnya dengan para warga binaan beragama Islam dan agama lain, agar dapat mengikuti pembinaan keagamaan oleh petugas sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.

Lebih lanjut Palindungan menekankan, perbedaan agama antar warga binaan tidak menjadi halangan untuk membangun kebersamaan dan persaudaraan.

Karena, kata ia, petugas tidak memperlakukan warga binaan berdasarkan agama, baik itu Muslim, Kristiani ataupun agama lain dalam memberikan pembinaan. “Semua sama” tugasnya

Kakanwil juga berharap, agar seluruh warga binaan ikut membantu Kepala Lapas untuk tetap menciptakan rasa aman dan nyaman selama menjalani pembinaan.

“Jangan menimbulkan hal-hal yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban, karena jika hal itu terjadi dapat merugikan diri pribadi warga binaan hingga pencabutan hak untuk mendapatkan remisi,” lanjutnya

Berita Terkait

SDK Jadi Contoh, Dukung Sensus Ekonomi BPS Sulbar
DKP Sulbar Hentikan Operasional Dermaga Wisata Malauwa, Sanksi Administratif Segera Dijatuhkan
Pemprov Sulbar Genjot Nilai SAKIP, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan
Kominfo Sulbar Imbau Warga Waspadai Hoaks AI Pascagempa
BPBD Sulbar Imbau Masyarakat Tetap Tenang Pascagempa M6,7 di Palu
Badan Penghubung Sulbar Perkuat Kolaborasi Daerah di Rakornas FORKAPPSI 2026
Terima Info Melalui Call 110, Polresta Mamuju Respon Cepat Datangi TKP Tentang Keributan Rumah Tangga Berujung Minum Racun
Capaian TBC Sulbar Tertinggi Nasional, DKPPKB Perkuat GARATTA Menuju Eliminasi 2030
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:18 WIB

SDK Jadi Contoh, Dukung Sensus Ekonomi BPS Sulbar

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:16 WIB

DKP Sulbar Hentikan Operasional Dermaga Wisata Malauwa, Sanksi Administratif Segera Dijatuhkan

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:06 WIB

Pemprov Sulbar Genjot Nilai SAKIP, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:04 WIB

Kominfo Sulbar Imbau Warga Waspadai Hoaks AI Pascagempa

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:02 WIB

BPBD Sulbar Imbau Masyarakat Tetap Tenang Pascagempa M6,7 di Palu

Berita Terbaru

Advertorial

SDK Jadi Contoh, Dukung Sensus Ekonomi BPS Sulbar

Selasa, 16 Jun 2026 - 23:18 WIB

Advertorial

Pemprov Sulbar Genjot Nilai SAKIP, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

Selasa, 16 Jun 2026 - 23:06 WIB

Advertorial

Kominfo Sulbar Imbau Warga Waspadai Hoaks AI Pascagempa

Selasa, 16 Jun 2026 - 23:04 WIB

Regional

Gempa M 6,7 Guncang Sigi, 1 Tewas dan Ratusan Rumah Rusak

Selasa, 16 Jun 2026 - 22:59 WIB