Pameran Budaya Pancasila, Gubernur Suhardi Duka: Wujudkan Pancasila dalam Pembangunan

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK) resmi membuka pameran budaya pancasila 2026 yang berlangsung dipelataran rumah adat, Mamuju, Jumat, 8 Mei 2026 malam.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulawesi Barat ini bekerjasama Pemuda Pancasila. Kegiatan ini mengusung tema “Pancasila Dalam Lensa Budaya”.

Tema ini bukan sekadar rumusan hukum atau politik, melainkan merupakan kristalisasi dari nilai-nilai luhur, adat istiadat, kebudayaan, dan pandangan hidup masyarakat Indonesia yang telah ada jauh sebelum negara ini merdeka.

“Pancasila lahir dari akar budaya bangsa yang mampu mempersatukan bangsa yang berbedabeda ini, berbeda akar budaya, pulau, suku dan bahasa,” ujar Suhardi Duka mengawali sambutannya.

Pada kesempatan itu, Suhardi Duka mengungkapkan, memandang Pancasila dalam lensa budaya berarti melihatnya sebagai fondasi kepribadian bangsa yang dinamis, yang menuntun kehidupan sosial masyarakat sesuai dengan akar tradisi luhurnya sendiri.

“Pancasila juga menanamkan harapan akan masa depan bangsa sehingga itu dalam perjalanannya sering diuji dalam berbagai bentuk, baik itu penyelewengan maupun penghianatan. Sejarah ordebaru dikenal dengan hari kesaktian pancasila 1 Oktober yang selalu kita diperingati,” ujarnya.

Oleh karena itu gubernur menekankan, pentingnya selalu menanamkan nilai-nilai pancasila dalam setiap pengambilan keputusan. Baik itu dalam membuat Undang-undang ataupun peraturan disemua jenjang.

“Kita ingin agar pancasila, kita wujudkan dalam bentuk program pembangunan untuk mengsejahterakan seluruh bangsa indonesia,” kata Suhardi Duka.

Selain itu gubernur, Suhardi Duka juga menegaskan bahwa pemahaman terhadap pancasila ini jangan hanya dimaknai sebagai satu kewajiban formal tetapi juga harus dimaknai sebagai suatu proses budaya yang kita tanamkan kepada setiap generasi.

“Saya paham betul bagaimana perjalanan pancasila ditengah bangsa kita. Ideologi kita adalah pancasila dan pancasila yang mempersatukan kita,” katanya.

Meski demikian Gubernur yang juga Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) Sulawesi Barat, Suhardi Duka
mengakui kadangkalah sering muncul pertanyaan, siapa yang lebih pancasilais? Apakah pemerintah atau rakyat?

“Kadangkala itu yang menjadi diskusi ditengah publik kita. Olehnya itu tujuan kita bersama sebagai pemerintah, TNI-Polri, swasta dan siapapun kita tentunya ingin supaya pemahaman kita terhadap pancasila ini lebih bermakna didalam tingkahlaku kita sehari hari,” pungkas SDK.

Berita Terkait

BPBD Sulbar Latih Siswa SMAN 1 Mamuju Hadapi Bencana
Diskominfo Sulbar Luncurkan Live Streaming, Warga Bisa Langsung Sampaikan Aspirasi
Junda Maulana Tegur Keras ASN Sulbar: Disiplin Harus Dimulai dari Pimpinan
Kemiskinan 10,18 Persen, Sekda Sulbar Minta ASN Bergerak Cepat
Junda Maulana Buka MPLS Sekolah Rakyat Sulbar, 450 Siswa Mulai Belajar
Kuliner Mandar Curi Perhatian Wisatawan Asing di Jakarta
DPRD Pasangkayu Belajar Tata Kelola Aspirasi ke DPRD Sulbar
Gubernur Sulbar Tetapkan WFH ASN Setiap Jumat
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 18:47 WIB

BPBD Sulbar Latih Siswa SMAN 1 Mamuju Hadapi Bencana

Senin, 7 September 2026 - 18:44 WIB

Diskominfo Sulbar Luncurkan Live Streaming, Warga Bisa Langsung Sampaikan Aspirasi

Senin, 7 September 2026 - 14:15 WIB

Junda Maulana Tegur Keras ASN Sulbar: Disiplin Harus Dimulai dari Pimpinan

Senin, 7 September 2026 - 14:14 WIB

Kemiskinan 10,18 Persen, Sekda Sulbar Minta ASN Bergerak Cepat

Senin, 7 September 2026 - 14:09 WIB

Junda Maulana Buka MPLS Sekolah Rakyat Sulbar, 450 Siswa Mulai Belajar

Berita Terbaru

Mamuju Tengah

Truk Tangki Hantam Fuso di Karossa, Polantas: Utamakan Keselamatan

Selasa, 8 Sep 2026 - 10:03 WIB