Pemkab Wajo Upayakan Legalitas Status Lahan Sungai Cenranae

- Jurnalis

Sabtu, 5 Juni 2021 - 06:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SENGKANG, rakyatta.co  – Upaya perjuangan pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo dan DPRD Wajo untuk merealisasikan pembangunan dan pekerjaan sungai Cenranae Kecamatan Sajoanging Kabupaten Wajo terus digencot oleh pihak Pemerintah.

Salah satunya yakni dengan mengupayakan terkait soal legalitas lahan atau status tanah kepemilikan Pemkab Wajo yang pasalnya saat ini belum memiliki legalitas surat resmi alias belum bersertifikat hak milik sebagai salah satu dasar agar bisa dibangun dan dibangun.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Wajo, Andi Hasanuddin kepada awak media ini tak menampik soal hal tersebut diatas kalau sampai saat ini itu belum bersertifikat lahanya. Untuk itu pihaknya dalam hal hal ini Pemkab Wajo tengah berupaya dan melakukan koordinasi dengan pihak instansi terkait, agar persoalan lahan ini legalitasnya bisa jelas dulu atau bersertifikat resmi sebagai alas hak kepemiliknya.

“Saat ini kita telah lakukan koordinasi dengan semua pihak yang berkaitan termasuk soal koordinasi ke Kementerian ATR/BPN Pusat dan BPN Kabupaten Wajo dan juga pemerintah Kecamatan setempat serta pihak Pemkab Wajo untuk segera memiliki legalitas resmi alas hak sertifikatnya”.Ucap Andi Aso sapaan akrab Kadishub Wajo ini

Insyah Allah minggu depan kita akan kembalikan lakukan pertemuan rapat dan koordinasi dan akan segera menentukan kejelasan lahan tersebut dan akan fix kan dan realisasikan alas haknya.

Seperti diketahui sebelumnya pihak Komisi lll DPRD Wajo dengan salah satu mitra kerjanya yakni Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Wajo membahas tentang soal masalah pelabuhan Cenranae untuk langkah kedepan untuk dibangun.
Ketua Komisi lll DPRD Wajo, Taqwa Gaffar ke awak media ini dan mengatakan kalau soal pelabuhan CendranaE akan ditetapkan lahannya sebagai aset Kabupaten Wajo dulu karna gedungnya adalah aset milik pemerintah Provinsi.Ucap politisi Nasdem tersebut.

Pelabuhan Cendranae ini harus dilu jelas soal legalitas lahanya, baru nantinya untuk anggaranya akan diusulkan dan direncanakan ke pusat, jadi sebelum itu dilakukan pemulihan aset jadi prosesnya masih panjang untuk pembangunan fisiknya.Tutup Yahyu sapaan akrabnya

Berita Terkait

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan
Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri
Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident
Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov
Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan
Tiga Pelaku Judi Kiu-Kiu Diciduk di Campaloga, Polisi Sita Uang dan Kartu Domino
Masyarakat Nikmati Aktivitas di Malam Minggu, Polisi Mamuju Siaga di Persimpangan Jalan
Kapolres Metro Depok Pimpin Apel Siaga Jelang Aksi Unjuk Rasa
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:32 WIB

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 20:42 WIB

Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri

Selasa, 1 September 2026 - 19:54 WIB

Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WIB

Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov

Selasa, 1 September 2026 - 18:04 WIB

Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan

Berita Terbaru

Advertorial

Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!

Kamis, 22 Okt 2026 - 21:26 WIB