Plh Gubernur Sulbar, Muhammad Idris Tinjau Perkebunan Bawang di Majene, Jaga Kendali Inflasi

- Jurnalis

Selasa, 14 Mei 2024 - 07:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAJENE – Pelaksana harian (Plh) Gubernur Sulbar Muhammad Idris meninjau perkebunan bawang di Desa Pamboborang, Kabupaten Majene, Selasa 14 Mei 2024.

Hadir juga Asisten II Setda Sulbar, Muchtar, Kadis Ketapang Sulbar Abdul Waris Bestari, Kepala Biro Ekbang Hamdani Hadi, jajaran pejabat Pemkab Majene dan rombongan lainnya

Plh Gubernur Sulbar Muhammad Idris mengatakan, peninjauan tersebut untuk melihat perkembangan pertanian di Majene.

“Kita tinjau perkebunan bawang merah, karena ini masuk dalam atensi dalam rapat inflaai yang selalu membuat kita naik turun itu ketersediaan bawang merah,” kata Muhammad Idris.

Mantan Deputi Bidang Diklat LAN RI itu juga mengungkapkan, saat ini tidak bicara inflasinya, namun sudah bicara soal suplainya.

“Jadi kita memastikan produksi bawang merah di Sulbar ini harus meningkat terus. Salah satu kesepakatan kita dalam pengembangannya yaitu di Majene,” ungkapnya.

Idris menambahkan, untuk perkebunan bawang wilayah Majene ini sendiri dipusatkan di Banggae dan Banggae Timur sebagai sentral bawang merah.

“Kita harus terintegrasi terus menerus. Jadi tidak boleh lepas-lepas, harus ada master plan bawang merah. Kita harus rancang baik-baik dengan melibatkan perguruan tinggi, instansi terkait dan termasuk Pemkab,” tambahnya.

Unruk itu, Pemprov Sulbar hadir untuk menyuplai Pemkab. Usai peninjauan dilanjutkan dengan dialog bersama para petani.

“Banyak sekali yang perlu dibenahi disini salah satunya akses jalan, hingga air aliran ke perkebunan petani. Sedangkan bibitnya harus modern agar meningkatkan produksinya,” ujarnya.

Langkah-langkah yang akan, dilakukan dengan menggagas embun pembangunan embung bersama Pemkab Majene

“Kemarin saya sudah bicara sama Mentan untuk membantu Sulbar pada sektor Perkebunan. Poinnya harus ada manfaat dan komunikasi terbangun akan dibantu,” tandasnya.

Salah satu petani Majene juga menyampaikan sangat membutuhkan perbaikan akses jalan dan pendistribusian air.

“Semoga ini diwujudkan karena bisa meningkatkan produksi bawang merah,” harapnya.(rls)

Berita Terkait

Sulbar Jajaki Kerja Sama dengan Amerika Serikat, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas
Sekda Sulbar Junda Maulana Luncurkan SI-EVAL KINANTI, Evaluasi Kinerja Pemerintah Kini Digital
DKP Sulbar Matangkan APBD 2027, Target PAD Rp670 Juta dan Efisiensi Anggaran Jadi Fokus
Gubernur Sulbar Kukuhkan Pengurus FKUB 2026–2031, Kerukunan Umat Beragama Jadi Prioritas
BPBD Sulbar Salurkan 6.000 Liter Air Bersih di Mamuju, Warga Terdampak Kekeringan Dibantu
Pastipadu Sulbar Dievaluasi! Stunting dan Kemiskinan Turun, Perkawinan Anak Justru Naik
Gubernur Sulbar Suhardi Duka Ajak Pejabat Perdalam Ilmu Agama, Buya Arrazy Hasyim Hadir Beri Tausiah
SDK Desak Bupati se-Sulbar Usulkan Desa Tanpa Listrik, Tenaga Surya Jadi Solusi!
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Sulbar Jajaki Kerja Sama dengan Amerika Serikat, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:16 WIB

Sekda Sulbar Junda Maulana Luncurkan SI-EVAL KINANTI, Evaluasi Kinerja Pemerintah Kini Digital

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:13 WIB

DKP Sulbar Matangkan APBD 2027, Target PAD Rp670 Juta dan Efisiensi Anggaran Jadi Fokus

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Gubernur Sulbar Kukuhkan Pengurus FKUB 2026–2031, Kerukunan Umat Beragama Jadi Prioritas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:19 WIB

BPBD Sulbar Salurkan 6.000 Liter Air Bersih di Mamuju, Warga Terdampak Kekeringan Dibantu

Berita Terbaru