MAMUJU — Nama Sulawesi Barat kembali mencatat prestasi di tingkat nasional. Widya Lestari, guru asal Mamuju, berhasil meraih Juara II Lomba Pidato Nasional BKMT dalam rangkaian kegiatan Muktamar Nasional Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT). Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena membawa nama Sulawesi Barat bersaing di tengah peserta terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.
Bagi Widya, pencapaian tersebut bukan sekadar tentang memperoleh posisi juara, tetapi menjadi ruang untuk menyampaikan pesan-pesan kebaikan dan nilai-nilai Islam kepada masyarakat yang lebih luas. Dengan latar belakang sebagai seorang guru SD AL-Furqon Hidayatullah Mamuju dan bergelar magister pendidikan , Widya memandang dakwah sebagai bagian dari proses pendidikan yang dapat memberikan manfaat dan menginspirasi masyarakat.
“Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT atas segala nikmat, kesempatan, dan pertolongan-Nya. Menjadi bagian dari Lomba Pidato Nasional BKMT adalah pengalaman yang sangat berharga dan tidak akan saya lupakan,” ujar Widya.
Ia mengungkapkan, keberhasilan meraih Juara II tidak terlepas dari doa, dukungan, bimbingan, perjuangan keluarga, pembina, sahabat, serta berbagai pihak yang terus memberikan semangat. Karena itu, penghargaan tersebut tidak dipandang sebagai pencapaian pribadi semata, melainkan sebagai buah dari kebersamaan dan dukungan banyak pihak.
“Bertemu dengan peserta dari berbagai daerah memberikan pelajaran bahwa setiap orang memiliki perjuangan, kelebihan, dan cerita yang luar biasa. Saya pulang bukan hanya membawa piala, tetapi juga membawa ilmu, persaudaraan, pengalaman, dan semangat untuk terus belajar,” katanya.
Menurut Widya, pengalaman mengikuti kompetisi nasional tersebut semakin menguatkan keyakinannya bahwa keberanian menyampaikan kebaikan memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar sebuah perlombaan. “Jangan pernah takut untuk melangkah dan menyampaikan kebaikan. Terkadang, satu kalimat yang kita sampaikan dengan tulus dapat menjadi jalan perubahan bagi orang lain,” tuturnya.
Prestasi Widya Lestari diharapkan menjadi inspirasi bagi perempuan dan generasi muda Sulawesi Barat untuk terus mengembangkan kapasitas, memperkuat literasi keagamaan, serta berani tampil membawa pesan-pesan positif di ruang publik. Di tengah keberagaman peserta Muktamar BKMT Nasional, capaian tersebut sekaligus menunjukkan bahwa potensi sumber daya manusia Sulbar mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional.
“Semoga BKMT terus menjadi wadah yang melahirkan perempuan-perempuan hebat, berilmu, berakhlak, dan mampu menjadi penggerak kebaikan di tengah masyarakat. Juara adalah bonus, tetapi keberanian untuk terus berdakwah dan memberi manfaat adalah kemenangan yang sesungguhnya,” pungkas Widya.









