Koalisi Sulbar Maju Belum Putuskan Wagub, Tiga Nama Dikerucutkan Jadi Dua

- Jurnalis

Kamis, 24 September 2026 - 22:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Koalisi Sulbar Maju kembali menggelar rapat lanjutan untuk membahas pengisian jabatan Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Barat (Sulbar) yang ditinggalkan almarhum Mayjen TNI Salim S. Mengga.

Rapat yang digelar Kamis (24/9/2026) tersebut belum menghasilkan keputusan final. Tujuh partai yang tergabung dalam Koalisi Sulbar Maju, yakni Partai Demokrat, Partai NasDem, PKS, Partai Gelora, PSI, Partai Ummat, dan Partai Buruh, masih membahas tiga nama yang sebelumnya telah muncul sebagai kandidat.

Ketiga nama tersebut adalah Syamsul Samad, Fatmawati Salim, dan Abdul Latif.

Ketua Koalisi Sulbar Maju, Sukri Umar, mengatakan rapat kali ini kembali diskors untuk memberikan ruang kepada masing-masing partai melakukan komunikasi dan konsolidasi sebelum menentukan dua nama yang akan diajukan.

“Jadi hasil rapat hari ini kita skorsing beberapa hari ke depan untuk mengerucutkan antara tiga calon ini,” kata Sukri usai rapat.

Menurut Sukri, Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) telah menyampaikan bahwa pihaknya hanya akan menerima dua nama calon Wagub untuk diproses sesuai mekanisme yang berlaku.

“Pak Gubernur tadi sampaikan bahwa harus dua calon. Dia tidak mau terima kalau lebih dari dua, maupun satu juga ditolak,” ujarnya.

Karena itu, ketujuh partai koalisi masih mencari formulasi untuk mencapai kesepakatan bersama. Sukri memperkirakan proses pengambilan keputusan tersebut dapat dilakukan dalam beberapa hari ke depan.

“Insya Allah dalam kurang waktu dua, tiga, empat hari ke depan ini kami sudah atau tujuh partai ini bisa sudah ketemu kesepakatan yang kira-kira bisa sampai pada dua nama,” ungkapnya.

Sukri menegaskan, tiga kandidat yang telah diketahui publik masih menjadi nama yang dibahas. Ia menyebut keputusan akan diupayakan melalui musyawarah mufakat, bukan voting.

“Kalau langkah voting agak sulit. Mungkin kita mufakat saja,” ucapnya.

Ia menjelaskan, pembahasan di internal koalisi berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Namun, masing-masing partai tetap perlu melakukan koordinasi dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) sebelum mengambil keputusan final.

“Karena ini politik, tentu kami tidak bisa putuskan begitu saja. Teman-teman partai ini kan harus berkoordinasi ke DPP masing-masing,” jelas Sukri.

Menurutnya, koordinasi dengan DPP menjadi bagian penting karena keputusan yang diambil di tingkat koalisi tetap harus mempertimbangkan sikap masing-masing partai.

“Kalau DPP yang tidak bersetuju, kan tidak bisa juga,” katanya.

Sukri menambahkan, Gubernur Sulbar menyerahkan proses penentuan dua nama tersebut kepada tujuh partai yang tergabung dalam Koalisi Sulbar Maju.

“Pak Gubernur sampaikan bahwa saya tidak ada masalah dengan tiga calon ini. Siapapun yang diusung, itu yang disepakati, dua dari tiga itu nama yang sudah ada di publik, itu akan disetujui oleh Pak Gubernur,” bebernya.

NasDem Kawal Nama Fatmawati

Sementara itu, Sekretaris Koalisi Sulbar Maju dan Sejahtera, Herlin, mengatakan rapat juga membahas aspek administrasi serta mekanisme pengusulan calon Wagub.

Ia menjelaskan, setelah dilakukan verifikasi terhadap dokumen yang dibawa masing-masing kandidat, terdapat tiga rekomendasi DPP yang dinilai memenuhi persyaratan administrasi. Rekomendasi tersebut berasal dari Partai NasDem, Partai Demokrat, dan PKS.

“Ada tiga rekomendasi DPP sesuai dengan PKPU 10 juncto 8. Di Pasal 13 terkait syarat administrasi, tentunya itu harus wajib melampirkan SK DPP,” kata Herlin.

Setelah proses verifikasi, kata dia, koalisi sepakat memberikan waktu kepada masing-masing partai untuk melakukan konsultasi dan rekonsiliasi guna menyamakan persepsi.

Target pembahasan tersebut, lanjut Herlin, bukan mempertahankan tiga nama, melainkan mengerucutkannya menjadi dua nama yang disepakati bersama oleh tujuh partai koalisi.

“Tidak menghasilkan satu nama saja, tapi menghasilkan dua dan tidak menghasilkan tiga. Sehingga akan ada dua nama dikerucutkan nanti berdasarkan diskusi atau musyawarah mufakat yang akan kita lakukan,” ujarnya.

Herlin juga menyampaikan posisi Partai NasDem yang mengawal rekomendasi DPP terhadap Fatmawati sebagai salah satu kandidat Wagub Sulbar.

Ia menyebut Ketua DPW Partai NasDem Sulbar Dirga Putra Singkaru telah menyampaikan pesan agar seluruh proses tetap menjaga amanah dan keputusan DPP.

“DPP merekomendasikan Ibu Fatmawati, sehingga semua langkah yang kita laksanakan akan kita lakukan untuk menjaga marwah dan menjaga amanah partai yang disampaikan oleh DPP melalui Kakak Ketua DPW,” ungkap Herlin.

Menurut Herlin, Partai NasDem akan terus memperjuangkan agar Fatmawati tetap masuk dalam dua nama yang nantinya diajukan kepada Gubernur Sulbar.

“Kami akan total, sangat bersungguh-sungguh untuk sampai pada tahapan mengusul Ibu Fatmawati sebagai Wakil Gubernur,” katanya.

Herlin menambahkan, perbedaan pandangan yang muncul dalam pembahasan sebelumnya lebih berkaitan dengan aspek teknis dan metodologi pengusulan calon, khususnya mengenai dokumen rekomendasi dari DPP partai.

“Perdebatannya di wilayah teknis. Yang kami bahas itu sebenarnya juknis dari metodologi mengusulkan nama itu seperti apa, dan ternyata memang kita harus menggunakan SK DPP,” jelasnya.

Dengan masih berlangsungnya proses konsultasi dan konsolidasi, Koalisi Sulbar Maju belum menetapkan dua nama final calon Wagub Sulbar. Ketujuh partai masih memiliki waktu untuk menyamakan pandangan sebelum menentukan dua nama yang akan diproses lebih lanjut sesuai mekanisme yang berlaku.

Berita Terkait

Hoaks! Isu Internet Nasional Dipadamkan 3 Hari Mulai 25 September
Sekretariat DPRD Sulbar: Temuan BPK Belanja Rapat TA 2025 Sudah Tidak Ada Masalah
Empat Tahun di Posisi Kedua, Sulbar Kini Juara I TP2DD Regional Sulawesi
Kalaksa BPBD Sulbar Terima Kunjungan BPBD Mamasa, Bahas Penanganan Karhutla
Sandeq Silumba 2026 Hadirkan 80 Perahu, Pesta Rakyat Disiapkan
Konjen Australia Pelajari Pastipadu, Suhardi Duka Harap Ada Kolaborasi Atasi Stunting dan Kemiskinan Ekstrem
Cegah Radikalisme di Kalangan Anak Muda, Gubernur SDK Tekankan 4 Pilar Kebangsaan dan Pemahaman Bhinneka Tunggal Ika
Kado HUT ke-22 Sulbar, Penerima Beasiswa Bertambah Jadi 1.040 Orang
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:09 WIB

Koalisi Sulbar Maju Belum Putuskan Wagub, Tiga Nama Dikerucutkan Jadi Dua

Kamis, 24 September 2026 - 22:00 WIB

Hoaks! Isu Internet Nasional Dipadamkan 3 Hari Mulai 25 September

Kamis, 24 September 2026 - 19:53 WIB

Sekretariat DPRD Sulbar: Temuan BPK Belanja Rapat TA 2025 Sudah Tidak Ada Masalah

Kamis, 24 September 2026 - 19:27 WIB

Empat Tahun di Posisi Kedua, Sulbar Kini Juara I TP2DD Regional Sulawesi

Kamis, 24 September 2026 - 16:33 WIB

Kalaksa BPBD Sulbar Terima Kunjungan BPBD Mamasa, Bahas Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Advertorial

Hoaks! Isu Internet Nasional Dipadamkan 3 Hari Mulai 25 September

Kamis, 24 Sep 2026 - 22:00 WIB