Hoaks! Isu Internet Nasional Dipadamkan 3 Hari Mulai 25 September

- Jurnalis

Kamis, 24 September 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Informasi yang beredar di media sosial terkait rencana pemadaman internet secara nasional selama tiga hari mulai Jumat, 25 September 2026, dipastikan tidak benar alias hoaks.

Kabar tersebut beredar melalui unggahan berupa surat yang dibuat seolah-olah merupakan surat resmi Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) RI. Dalam surat palsu itu disebutkan adanya rencana pemadaman internet nasional akibat gangguan besar pada sistem satelit komunikasi.

Surat tersebut bahkan mencantumkan nomor B-486/KKD/HM.01.02/09/2026 tertanggal 24 September 2026. Namun, setelah dilakukan klarifikasi, informasi tersebut dipastikan bukan merupakan kebijakan maupun pemberitahuan resmi pemerintah.

Direktur Akselerasi Teknologi Pemerintah Digital Daerah Kementerian Komunikasi dan Digital, Aris Kurniawan, menegaskan bahwa informasi mengenai pemadaman internet nasional tersebut sepenuhnya hoaks.

Klarifikasi itu juga diperkuat dengan adanya sejumlah kejanggalan pada surat yang beredar, termasuk penggunaan kop surat berlambang Garuda, tanda tangan, serta cap stempel yang tidak mencerminkan legalitas dokumen resmi Kementerian Komunikasi dan Digital RI.

Pemerintah mengimbau masyarakat agar tidak panik maupun ikut menyebarluaskan informasi tersebut. Masyarakat diminta terlebih dahulu melakukan pengecekan melalui kanal komunikasi resmi pemerintah apabila menerima informasi yang mengatasnamakan kementerian atau lembaga negara.

Senada dengan pemerintah pusat, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo SP) Sulawesi Barat, Muhammad Ridwan Djafar, meminta masyarakat Sulawesi Barat agar lebih cermat dalam menyaring informasi yang beredar di media sosial.

Ridwan mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah mempercayai surat edaran atau informasi yang belum diketahui sumber dan kebenarannya.

“Masyarakat diharapkan untuk selalu mengecek kebenaran informasi melalui kanal resmi pemerintah sebelum membagikannya ke media sosial maupun grup percakapan,” ucap Ridwan.

Menurutnya, klarifikasi secara cepat diperlukan untuk mencegah informasi palsu berkembang dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Ridwan menegaskan, langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Sulbar Suhardi Duka untuk terus hadir memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat sekaligus membendung penyebaran hoaks.

Dengan demikian, masyarakat diimbau tidak mempercayai maupun menyebarluaskan surat yang mengklaim adanya pemadaman internet nasional selama tiga hari mulai 25 September 2026 sebelum memperoleh konfirmasi dari sumber resmi pemerintah.

Berita Terkait

Karhutla Mamuju-Mateng Jadi Sorotan, BPBD Sulbar Perkuat Koordinasi
BMKG Prediksi Musim Hujan Sulbar Mundur, BPBD Ingatkan Ancaman Karhutla hingga Banjir
Bukan Cuma Sapi, IB Kerbau Mulai Digenjot di Mamasa, Genetik Ternak Jadi Fokus
APBD Sulbar 2027 Terancam Tak Cukup, Junda Maulana: Ada Program Sulit Dipenuhi
7 Event Sulbar Masuk Seleksi KEN 2027, Festival Sandeq Jadi Andalan
Bapenda Sulbar Gandeng Ditlantas Polda, Bidik Potensi PKB Lewat Data NRKB
30 Nakes Sulbar Digembleng, Siap Hadapi Krisis Gizi Saat Bencana
52.329 Kasus ISPA di Sulbar, Balita dan Lansia Jadi Perhatian
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Karhutla Mamuju-Mateng Jadi Sorotan, BPBD Sulbar Perkuat Koordinasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:43 WIB

BMKG Prediksi Musim Hujan Sulbar Mundur, BPBD Ingatkan Ancaman Karhutla hingga Banjir

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Bukan Cuma Sapi, IB Kerbau Mulai Digenjot di Mamasa, Genetik Ternak Jadi Fokus

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:35 WIB

APBD Sulbar 2027 Terancam Tak Cukup, Junda Maulana: Ada Program Sulit Dipenuhi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:14 WIB

7 Event Sulbar Masuk Seleksi KEN 2027, Festival Sandeq Jadi Andalan

Berita Terbaru