Peringatan Hari Desa Tingkat Kabupaten Mamuju Diwarnai Pencanangan Gema Tandan Desa

- Jurnalis

Rabu, 15 Januari 2025 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju, 15 Januari 2025 – Peringatan Hari Desa Nasional yang didasarkan pada Keputusan Presiden No 23 Tahun 2024, mulai diperingati secara serentak di seluruh tanah air. Untuk tingkat Kabupaten Mamuju, Hari Desa yang ditetapkan jatuh pada tanggal 15 Januari, dipusatkan di Desa Sumare Kecamatan Simboro.

Melalui apel bersama segenap perangkat desa se-Kabupaten Mamuju, yang turut dihadiri unsur TNI dan Polri bersama segenap Kepala Perangkat Daerah, Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju Dr. H. Suaib, menyampaikan harapan agar peringatan Hari Desa yang telah ditetapkan dapat dijadikan spirit guna mendorong peran desa dalam membangun pemahaman masyarakat dan pemangku kepentingan agar menjadikan desa sebagai subjek pembangunan dan pemberdayaan.

Selaras dengan hal tersebut, dalam peringatan Hari Desa kali ini, juga dilakukan pencanangan Gerakan Menanam Tanaman Pangan di Desa (Gema Tandan Desa), yang secara khusus di tingkat Kabupaten Mamuju ditandai dengan penanaman bibit cabai dan singkong.

Kepala Desa Salukayu Abdul Rahman, M., mengatakan bahwa dirinya sangat menyambut baik adanya penetapan Hari Desa yang akan diperingati setiap tanggal 15 Januari. Pasalnya ia menilai momentum tersebut dapat dimanfaatkan menjadi ajang silaturahmi antar sesama desa maupun pemerintah daerah dalam upaya membangun kekompakan pelaksanaan tanggung jawab masing-masing.

Sementara itu, Terkait hadirnya Gema Tandan Desa, Abdul Rahman mengatakan, gerakan yang bertujuan untuk peningkatan ketahanan pangan tersebut adalah hal yang sangat positif, sebab dapat menjadi motivasi yang baik untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam meningkatkan produktivitas mereka. Sebab itu, ia mengaku akan segera menindaklanjuti gerakan tersebut untuk dibicarakan di tingkat desa, sembari menyiapkan bibit tanaman pangan yang akan diberikan kepada masyarakat.

Terpisah saat dikonfirmasi usai acara, Sekda Mamuju Suaib, mengaku akan segera membangun koordinasi dalam melakukan pemetaan potensi masing-masing desa yang akan diselaraskan dengan kebutuhan tanaman pangan yang akan didorong pembudidayaannya di tiap desa.

Untuk diketahui, Kabupaten Mamuju yang menjadi pusat pemerintahan Provinsi Sulawesi Barat, memiliki 11 wilayah kecamatan, 88 desa dan 13 kelurahan, yang memiliki kondisi geografis yang sangat beragam, mulai wilayah pantai sampai pegunungan,sehingga diperlukan pemetaan terhadap varietas tanaman pangan yang cocok untuk dikembangkan di masing-masing desa.

Berita Terkait

Kafilah MTQ Sulbar Bertolak ke Semarang, Bawa Misi Harumkan Nama Daerah
Gubernur Suhardi Duka Siapkan 50 Beasiswa untuk Mahasiswa Unasman, Rektor Diminta Tentukan Penerima
2.006 Siswa Sulbar Dapat Beasiswa dan Perlengkapan Sekolah
Sektor Sawit Sumbang 30% Perekonomian Sulbar, Sekda Junda: SDM Petani Harus Ditingkatkan
Beasiswa Pendidikan hingga Stunting, Pemprov Sulbar Buka Ruang Dialog Digital
Inspektorat Sulbar Ekspose Review RAPBD 2027, Soroti Efektivitas dan Akuntabilitas Anggaran
DKPPKB Sulbar Edukasi Warga Mamuju Kelola Obat dengan Prinsip DAGUSIBU
Sulbar Perkuat Jejaring Labkesmas Mamasa Lewat Program InPULS
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 23:45 WIB

Kafilah MTQ Sulbar Bertolak ke Semarang, Bawa Misi Harumkan Nama Daerah

Sabtu, 12 September 2026 - 13:31 WIB

Gubernur Suhardi Duka Siapkan 50 Beasiswa untuk Mahasiswa Unasman, Rektor Diminta Tentukan Penerima

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

2.006 Siswa Sulbar Dapat Beasiswa dan Perlengkapan Sekolah

Rabu, 9 September 2026 - 20:32 WIB

Sektor Sawit Sumbang 30% Perekonomian Sulbar, Sekda Junda: SDM Petani Harus Ditingkatkan

Rabu, 9 September 2026 - 20:29 WIB

Beasiswa Pendidikan hingga Stunting, Pemprov Sulbar Buka Ruang Dialog Digital

Berita Terbaru