Sandeq Silumba 2026 Tetap Digelar, Pemprov Sulbar Tanggung Hadiah Peserta

- Jurnalis

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Dewan Pengarah Sandeq Silumba, Syamsul Samad memastikan Sandeq Silumba tahun ini tetap digelar, meski dengan format yang jauh lebih sederhana dibanding tahun lalu.

Keputusan ini diambil berdasarkan hasil rapat Dewan Pengarah Sandeq bersama para passandeq.

Jika pada tahun 2025 lomba ini menempuh jarak 231 kilometer dari Pantai Bahari, Polewali Mandar, hingga berakhir di Mamuju dan ditutup dengan mengelilingi Pulau Karampuang, tahun ini pelaksanaannya dipangkas menjadi lomba lokal di dua kabupaten saja: Majene dan Polewali Mandar.

“(Sandeq Silumba) dilaksanakan lokal di 2 kabupaten yaitu Majene dan Polman, hadiahnya disiapkan oleh Pemprov,” ungkap Syamsul Samad saat dikonfirmasi, Selasa (30/6/2026).

Rute polman Mamuju ditiadakan sebagai konsekuensi dari Efesiensi Anggaran dan bertambahnya jumlah peserta menjadi dari 55 menjadi 95 perahu Sandeq yg secara otomatis akan terjadi peningkatan pembiayaan hampir 2 kali lipat dari anggaran pada tahun 2025.

Gubernur Sulbar Suhardi Duka juga sebelumnya memerintahkan 3 kabupaten (Polman, Majene Mamuju) untuk alokasi masing-masing 1 M. tapi dana tdk cukup, maka seperti itu, hanya Mamuju yang ABBD nya Rp 1 M.

Penyebabnya adalah keterbatasan fiskal, APBD yang dialokasikan Kabupaten Polewali Mandar untuk pagelaran ini hanya sekitar Rp400 juta, sementara Majene Rp150 juta. Jumlah yang menurutnya tidak cukup untuk membiayai seluruh kebutuhan peserta passandeq.

Dengan kondisi tersebut, Pemprov Sulbar bersama Dewan Pengarah Sandeq memutuskan Sandeq Silumba tetap dilaksanakan agar tradisi dan warisan budaya bahari masyarakat Mandar tetap terjaga, meski dengan skala yang lebih terbatas.

Pelaksanaan Sandeq Silumba selama ini tidak hanya menjadi ajang olahraga tradisional, tetapi juga menjadi daya tarik pariwisata sekaligus upaya melestarikan budaya maritim khas Sulawesi Barat yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Berita Terkait

Sektor Sawit Sumbang 30% Perekonomian Sulbar, Sekda Junda: SDM Petani Harus Ditingkatkan
Beasiswa Pendidikan hingga Stunting, Pemprov Sulbar Buka Ruang Dialog Digital
Inspektorat Sulbar Ekspose Review RAPBD 2027, Soroti Efektivitas dan Akuntabilitas Anggaran
DKPPKB Sulbar Edukasi Warga Mamuju Kelola Obat dengan Prinsip DAGUSIBU
Sulbar Perkuat Jejaring Labkesmas Mamasa Lewat Program InPULS
WFH ASN Sulbar Berbasis Digital, DiskominfoSS Dampingi RSUD Optimalkan Aplikasi Fleksi
BPBD Sulbar Latih Siswa SMAN 1 Mamuju Hadapi Bencana
Diskominfo Sulbar Luncurkan Live Streaming, Warga Bisa Langsung Sampaikan Aspirasi
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 20:32 WIB

Sektor Sawit Sumbang 30% Perekonomian Sulbar, Sekda Junda: SDM Petani Harus Ditingkatkan

Rabu, 9 September 2026 - 20:29 WIB

Beasiswa Pendidikan hingga Stunting, Pemprov Sulbar Buka Ruang Dialog Digital

Selasa, 8 September 2026 - 22:28 WIB

Inspektorat Sulbar Ekspose Review RAPBD 2027, Soroti Efektivitas dan Akuntabilitas Anggaran

Selasa, 8 September 2026 - 22:25 WIB

DKPPKB Sulbar Edukasi Warga Mamuju Kelola Obat dengan Prinsip DAGUSIBU

Selasa, 8 September 2026 - 22:22 WIB

Sulbar Perkuat Jejaring Labkesmas Mamasa Lewat Program InPULS

Berita Terbaru