Sekprov Junda Buka Rakor Pemdi, Targetkan Transformasi Digital Sulbar Rampung Agustus 2026

- Jurnalis

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Junda Maulana secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Penyusunan dan Pengembangan Arsitektur Sistem Pemerintahan Digital di Ruang Teather Kantor Gubernur, Rabu 01 Juli 2026.

Rakor ini menjadi langkah awal Pemprov Sulbar mempercepat transformasi pemerintahan digital yang terpadu, sesuai amanat Peraturan Presiden No. 95 Tahun 2018 dan Perpres No. 132 Tahun 2022

Transformasi Pemdi di Sulbar mencakup penginputan data pada Sistem Informasi Arsitektur (SIA) Pemdi. Sistem ini berfungsi mengintegrasikan tata kelola pemerintahan dan layanan publik secara nasional agar lebih terstruktur dan terukur.

Melalui SIA PEMDI, seluruh perangkat daerah diharapkan memiliki peta digitalisasi yang selaras dengan arsitektur nasional, sehingga tidak berjalan sendiri-sendiri.

Junda Maulana, menekankan urgensi percepatan penyusunan dan pengembangan Pemdi. Pemprov Sulbar ditargetkan menyelesaikan tahap awal arsitektur ini pada Agustus 2026.

“Kita ditargetkan bulan Agustus harus selesai. Ini penting sekali mengingat yang pertama ini arahan pusat,” ujar Junda.

Sekprov menyebut transformasi Pemdi sejalan dengan Misi Panca Daya, khususnya poin memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas.

“Kalau kita mau memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel, tentu basic-nya adalah pelayanan yang sudah digital. Kalau kita masih manualistik, itu berarti belum menerapkan sistem tata kelola yang baik,” kata Junda.

Menurut Junda, penerapan digitalisasi melalui rakor Pemdi sangat dibutuhkan untuk mengurangi penginputan manual yang berpotensi bias dan tidak akurat.

“Tentu kalau manual itu masih ada bias. Jadi kita berharap penerapan digitalisasi ini bisa berjalan dengan baik,” tutupnya.

Di akhir arahannya, Junda Maulana menegaskan transformasi digital bukan soal siapa yang paling hebat, tetapi soal keterlibatan semua pihak.

“Transformasi tidak bicara soal siapa yang paling hebat. Transformasi bicara soal siapa yang mau terlibat. Karena transformasi bukan hasil satu tangan, tapi ribuan niat yang jalan beriringan,” tegasnya.

 

Berita Terkait

Suhardi Duka Buka-bukaan Soal APBD Perubahan Sulbar: Rp81 Miliar Tak Jadi Utuh
Kafilah MTQ Sulbar Bertolak ke Semarang, Bawa Misi Harumkan Nama Daerah
Gubernur Suhardi Duka Siapkan 50 Beasiswa untuk Mahasiswa Unasman, Rektor Diminta Tentukan Penerima
2.006 Siswa Sulbar Dapat Beasiswa dan Perlengkapan Sekolah
Sektor Sawit Sumbang 30% Perekonomian Sulbar, Sekda Junda: SDM Petani Harus Ditingkatkan
Beasiswa Pendidikan hingga Stunting, Pemprov Sulbar Buka Ruang Dialog Digital
Inspektorat Sulbar Ekspose Review RAPBD 2027, Soroti Efektivitas dan Akuntabilitas Anggaran
DKPPKB Sulbar Edukasi Warga Mamuju Kelola Obat dengan Prinsip DAGUSIBU
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 17:16 WIB

Suhardi Duka Buka-bukaan Soal APBD Perubahan Sulbar: Rp81 Miliar Tak Jadi Utuh

Sabtu, 12 September 2026 - 23:45 WIB

Kafilah MTQ Sulbar Bertolak ke Semarang, Bawa Misi Harumkan Nama Daerah

Sabtu, 12 September 2026 - 13:31 WIB

Gubernur Suhardi Duka Siapkan 50 Beasiswa untuk Mahasiswa Unasman, Rektor Diminta Tentukan Penerima

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

2.006 Siswa Sulbar Dapat Beasiswa dan Perlengkapan Sekolah

Rabu, 9 September 2026 - 20:32 WIB

Sektor Sawit Sumbang 30% Perekonomian Sulbar, Sekda Junda: SDM Petani Harus Ditingkatkan

Berita Terbaru