Bapenda Sulbar dan Polda Perangi Rokok Ilegal, Pengawasan Diperketat

- Jurnalis

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mulai memperketat pengawasan terhadap peredaran rokok tanpa pita cukai resmi atau rokok ilegal yang dinilai semakin meresahkan dan merugikan pendapatan negara maupun daerah.

Langkah serius itu ditandai dengan digelarnya Rapat Koordinasi Penanganan Peredaran Rokok Ilegal yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, Senin, 11 Mei 2026.

Rapat strategis tersebut dipimpin langsung Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, dan melibatkan sejumlah instansi terkait, mulai dari Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Polda Sulawesi Barat, Satpol PP hingga KPP Bea Cukai Parepare.

Koordinasi lintas sektor ini dilakukan untuk memperkuat pengawasan serta penindakan terhadap maraknya peredaran rokok ilegal yang selama ini dianggap menjadi salah satu penyebab kebocoran penerimaan negara dan daerah.

Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, melalui Kepala Bidang Pengawasan dan Evaluasi Pendapatan, Agus Salim Machmoed, menegaskan bahwa penanganan rokok ilegal membutuhkan kerja sama seluruh pihak agar pengawasan berjalan maksimal.

“Penanganan rokok ilegal tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Dibutuhkan sinergi seluruh stakeholder agar pengawasan dan penindakan dapat berjalan efektif. Bapenda Sulbar mendukung penuh langkah terpadu ini demi menjaga penerimaan negara dan daerah serta menciptakan iklim usaha yang sehat,” ujarnya.

Selain berdampak terhadap penerimaan pajak daerah, peredaran rokok ilegal juga dinilai membahayakan masyarakat karena produk yang beredar tidak melalui pengawasan kualitas sesuai standar pemerintah.

Melalui rapat koordinasi tersebut, seluruh instansi sepakat memperkuat pertukaran informasi serta menyusun strategi penindakan yang lebih tajam di lapangan. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendukung visi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan transparan.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berharap gerakan bersama ini mampu menekan peredaran rokok ilegal sekaligus meminimalisir potensi kebocoran pendapatan daerah di wilayah Sulbar.

Berita Terkait

Menteri Agama RI Hadir di Mamuju, Tausiah dan Silaturahmi Bersama KKSS Sulbar
Menteri Agama Nasaruddin Umar Hadiri Maulid Nabi di Sulbar, Gubernur: Selamat Datang di Bumi Manakarra
Sandeq Silumba 2026 Segera Digelar, 80 Perahu Siap Berlayar dari Majene ke Polman
Semarak HUT ke-22 Sulbar, Ribuan Langkah Bersatu di Sulbar Fun Run 2026
Dari Maulid hingga Peletakan Batu Pertama, Ini Agenda Menag Nasaruddin Umar di Sulbar
Jelang HUT ke-22 Sulbar, Sekda Junda Maulana Minta Perayaan Meriah tapi Tak Mewah
Festival Literasi Sulbar 2026 Digelar, Gerakan Sulbar Mandarras Digaungkan
DPRD Sulbar dan Ombudsman Perkuat Sinergi, Pelayanan Publik Jadi Sorotan
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 19:55 WIB

Menteri Agama RI Hadir di Mamuju, Tausiah dan Silaturahmi Bersama KKSS Sulbar

Minggu, 20 September 2026 - 16:38 WIB

Menteri Agama Nasaruddin Umar Hadiri Maulid Nabi di Sulbar, Gubernur: Selamat Datang di Bumi Manakarra

Minggu, 20 September 2026 - 15:46 WIB

Semarak HUT ke-22 Sulbar, Ribuan Langkah Bersatu di Sulbar Fun Run 2026

Jumat, 18 September 2026 - 20:19 WIB

Dari Maulid hingga Peletakan Batu Pertama, Ini Agenda Menag Nasaruddin Umar di Sulbar

Jumat, 18 September 2026 - 00:15 WIB

Jelang HUT ke-22 Sulbar, Sekda Junda Maulana Minta Perayaan Meriah tapi Tak Mewah

Berita Terbaru