Dr. Haedar Harun: KKSS Rumah Bersama di Tanah Rantau

- Jurnalis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) menjadi salah satu wadah penting bagi masyarakat asal Sulawesi Selatan yang hidup dan menetap di berbagai daerah perantauan, termasuk di Sulawesi Barat.

Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) KKSS Sulawesi Barat, Dr. Haedar Harun, menegaskan bahwa keberadaan KKSS tidak sekadar menjadi organisasi sosial kemasyarakatan, tetapi juga menjadi rumah bersama bagi warga Sulawesi Selatan di tanah rantau.

KKSS merupakan perkumpulan sosial kemasyarakatan yang menghimpun warga asal Sulawesi Selatan yang berada di luar daerah asalnya. Organisasi ini hadir untuk menjaga hubungan persaudaraan, memperkuat silaturahmi, sekaligus menjadi wadah bagi masyarakat perantauan dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan di daerah tempat mereka bermukim.

Menurut Haedar Harun, semangat utama KKSS adalah menjaga agar hubungan kekeluargaan dan persaudaraan tetap terjalin meskipun masyarakat berada jauh dari kampung halaman.

“KKSS adalah rumah bersama bagi warga Sulawesi Selatan di perantauan. Di dalamnya kita menjaga silaturahmi, memperkuat persaudaraan dan saling membantu,” demikian semangat yang terus dikedepankan dalam keberadaan organisasi tersebut.

Selain sebagai wadah silaturahmi, KKSS juga memiliki fungsi penting dalam menampung aspirasi masyarakat perantauan. Berbagai kebutuhan, persoalan sosial maupun kepentingan masyarakat dapat menjadi bagian dari perhatian organisasi.

Di sisi lain, KKSS juga memiliki peran dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya Sulawesi Selatan. Beragam latar belakang budaya seperti Bugis, Makassar, Mandar dan Toraja menjadi bagian dari kekayaan masyarakat Sulawesi yang hidup berdampingan di tanah rantau.

Nilai-nilai luhur seperti Sipakatau, Sipakalebbi dan Sipakainge menjadi landasan penting dalam membangun hubungan sosial. Filosofi tersebut mengajarkan pentingnya saling menghargai, memanusiakan sesama serta saling mengingatkan dalam kebaikan.

Tidak berhenti pada aspek budaya dan silaturahmi, KKSS juga bergerak dalam berbagai kegiatan sosial, pendidikan dan ekonomi. Semangat gotong royong menjadi salah satu kekuatan untuk membantu sesama anggota maupun memberikan kontribusi positif kepada masyarakat luas.

Di Sulawesi Barat, keberadaan BPW KKSS diharapkan terus menjadi jembatan persaudaraan bagi warga Sulsel sekaligus mitra strategis dalam membangun kehidupan sosial kemasyarakatan.

Dengan semangat sipakatau, sipakalebbi dan sipakainge, KKSS tidak hanya menjaga hubungan dengan kampung halaman, tetapi juga ikut membangun harmoni, persatuan dan kebersamaan di tanah rantau.

KKSS pun terus hadir sebagai rumah persaudaraan—tempat warga Sulawesi Selatan berkumpul, saling menguatkan dan bersama-sama memberikan kontribusi bagi daerah tempat mereka berada.

Berita Terkait

Turnamen Song KKSS Sulbar Pererat Silaturahmi di HUT RI ke-81
Perkuat Konsolidasi dan Silaturahmi, BPW KKSS Sulbar Kunjungan Kerja ke BPD KKSS Polewali Mandar
Viral! Luarbiasa, Muhammad Ja’far Hasibuan Bedah Kisahnya Dari 70 Ribu Rupiah, Jadi Referensi Akademik Dunia
Imanuddin Tegaskan Eksekusi Beru Beru Bukan Kemenangan, Tapi Penegakan Hukum
Kasus Beru-beru, Imanuddin Tegas: Eksekusi Putusan Inkracht Tak Bisa Lagi Diperdebatkan
Imanuddin: Putusan Inkracht Wajib Dilaksanakan, Eksekusi Lahan Beru-Beru Sesuai Mekanisme Hukum
BADKO HMI Sulbar Apresiasi Sinergi Polri dan Mahasiswa, Tebar Al-Qur’an di Majene
Orang Tua Bripda Azril Pastikan Kasus dengan Kapolres Pasangkayu Berakhir Damai
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:51 WIB

Dr. Haedar Harun: KKSS Rumah Bersama di Tanah Rantau

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Turnamen Song KKSS Sulbar Pererat Silaturahmi di HUT RI ke-81

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:31 WIB

Perkuat Konsolidasi dan Silaturahmi, BPW KKSS Sulbar Kunjungan Kerja ke BPD KKSS Polewali Mandar

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:18 WIB

Viral! Luarbiasa, Muhammad Ja’far Hasibuan Bedah Kisahnya Dari 70 Ribu Rupiah, Jadi Referensi Akademik Dunia

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:32 WIB

Imanuddin Tegaskan Eksekusi Beru Beru Bukan Kemenangan, Tapi Penegakan Hukum

Berita Terbaru

Sorot

Dr. Haedar Harun: KKSS Rumah Bersama di Tanah Rantau

Minggu, 23 Agu 2026 - 21:51 WIB

Polman

Damkar Terguling di Tumpiling, Tujuh Orang Luka

Minggu, 23 Agu 2026 - 20:11 WIB