Bantu Korban Gempa Tim Rumah Sakit Terapung Unair Berlabuh di Palipi Majene.

- Jurnalis

Sabtu, 23 Januari 2021 - 04:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAJENE — Pasca gempa bumi yang menguncang Kabupaten Majene dan Mamuju Sulawesi Barat,  bantuan kemanusiaan terus berdatangan didaerah ini.  Salah satunya Tim rumah sakit terpung Universitas Airlangga (Unair)  Surabaya  Sabtu,  23 Januari 2021.
Rumah sakit terapung ini.

Telah berlabuh di Pelabuhan Palipi Kabupaten Majene.  mereka terdiri dari 28 tenaga medis yang siap melakukan misi kemanusiaan.

Kepala pelabuhan Palipi Majene Ilham Rahman mengatakan,  kapal tersebut dilengkapi berbagai fasilitas peralatan Medis yang nantinya akan di siapkan untuk membantu masyarakat  Korban gempa yang memerlukan layanan kesehatan termasuk tindakan operasi jika dibutuhkan.

“Kapal rumah sakit terapung ini sudah berlabuh di Pelabuhan Palipi  sekira pukul 10.30 Sabtu ini dan kami dari pihak pelabuhan bersama petugas Puskesmas Sendana dan aparat setempat, setelah merapat kami menfasilitasi tim rumah sakit terabung ini dan membantu dalam menjalankan misi kemanusiaan” kata Ilham Rahman.

Lebih lanjut dikatakan untuk kegiatan hari pertama belum melakukan pelayanan karena masih  fokus pada persiapan dan koordinasi dengan pihak pelabuhan dan tim medis dari Puskesmas Sendana sebagai pusat layanan kesehatan terdekat. 

“Karena baru merapat bulum melakukan kegiatan pelayanan medis dan masih fokus pada koordinasi dengan kami, aparat setempat dan pihak medis setempat dari puskesmas Sendana selaku pusat layanan kesehatan terdekat disini”.
Pasca gempa bumi yang menguncang Kabupaten Majene dan Mamuju Sulawesi Barat,  bantuan kemanusiaan terus berdatangan didaerah ini.  Salah satunya Tim rumah sakit terpung Universitas Airlangga (Unair)  Surabaya  Sabtu,  23 Januari 2021.

Rumah sakit terapung ini.  telah berlabuh di Pelabuhan Palipi Kabupaten Majene.  mereka terdiri dari 28 tenaga medis yang siap melakukan misi kemanusiaan.           

Kepala pelabuhan Palipi Majene Ilham Rahman mengatakan,  kapal tersebut dilengkapi berbagai fasilitas peralatan Medis yang nantinya akan di siapkan untuk membantu masyarakat  Korban gempa yang memerlukan layanan kesehatan termasuk tindakan operasi jika dibutuhkan.

“Kapal rumah sakit terapung ini sudah berlabuh di Pelabuhan Palipi  sekira pukul 10.30 Sabtu ini dan kami dari pihak pelabuhan bersama petugas Puskesmas Sendana dan aparat setempat, setelah merapat kami menfasilitasi tim rumah sakit terabung ini dan membantu dalam menjalankan misi kemanusiaan” kata Ilham Rahman.

Lebih lanjut dikatakan untuk kegiatan hari pertama belum melakukan pelayanan karena masih  fokus pada persiapan dan koordinasi dengan pihak pelabuhan dan tim medis dari Puskesmas Sendana sebagai pusat layanan kesehatan terdekat.

“Karena baru merapat belum melakukan kegiatan pelayanan medis dan masih fokus pada koordinasi dengan kami, aparat setempat dan pihak medis setempat dari puskesmas Sendana selaku pusat layanan kesehatan terdekat disini”.

Kapal rumah sakit terapung ini membawa 28 tenaga medis. Terdiri dari 2 dokter bedah, 2 dokter orthopedi, 2 dokter anastesi, 4 dokter umum, 2 apoteker, 2 perawat anastesi, 4 perawat bedah, 4 perawat umum dan 4 tenaga administrasi.

Tim medis yang dikirim ke lokasi bencana gempa Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat ini akan membantu dan berkoordinasi untuk mencukupi jumlah tenaga medis yang dibutuhkan. (tn)

Berita Terkait

Bupati Majene Apresiasi Deretan Prestasi Pelayanan Puskesmas Sendana
Bupati Majene Cari Solusi PPPK Penuh Waktu, Libatkan DPRD dan OPD Terkait
Temui Kemdiktisaintek, Forum Profesor Sulbar dan Pemda Majene Perkuat Perjuangan Pendirian Politeknik
Karyawan BRI Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Piket Fungsi dan Unit Reaksi Cepat Reskrim Polres Majene Lakukan Olah TKP
Jelang Peresmian, Ketua DPP IJS Sulbar Kunjungi Sekretariat IJS Majene
Tenaga Ahli Kementan Sidak Pembibitan Kakao di Sulbar, Pastikan Sesuai Standar Nasional
Tragis! Remaja 21 Tahun di Majene Tewas Diduga Minum Racun, Ditemukan Kaku di Kamar Saat Menjelang Buka Puasa
Bupati Majene Hadiri RAT KKMP Galung Tahun Buku 2025, Jadi yang Pertama di Kabupaten
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:16 WIB

Bupati Majene Apresiasi Deretan Prestasi Pelayanan Puskesmas Sendana

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:02 WIB

Bupati Majene Cari Solusi PPPK Penuh Waktu, Libatkan DPRD dan OPD Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:07 WIB

Temui Kemdiktisaintek, Forum Profesor Sulbar dan Pemda Majene Perkuat Perjuangan Pendirian Politeknik

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:57 WIB

Karyawan BRI Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Piket Fungsi dan Unit Reaksi Cepat Reskrim Polres Majene Lakukan Olah TKP

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:28 WIB

Jelang Peresmian, Ketua DPP IJS Sulbar Kunjungi Sekretariat IJS Majene

Berita Terbaru