Empati Jadi Kompas Pembangunan, Kepala Bapperida Sulbar Amujib Tancap Gas Wujudkan Pancadaya SDK–Salim

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Arah baru birokrasi pembangunan di Sulawesi Barat resmi dimulai. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat, Amujib, menginstruksikan seluruh jajarannya untuk memperkuat empati terhadap kondisi ekonomi dan sosial masyarakat sebagai fondasi utama perencanaan pembangunan daerah.

Instruksi tegas itu menjadi penanda komitmen Bapperida Sulbar dalam mendukung penuh Program Pancadaya Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) bersama Wakil Gubernur Salim S. Mengga, yang menekankan pembangunan berbasis kebutuhan riil masyarakat.

Arahan tersebut disampaikan Amujib dalam pertemuan internal perdana pasca pelantikan, yang digelar di Ruang Rapat Bapperida Sulbar, Rabu (21/01/2026). Pertemuan ini sekaligus menjadi momentum konsolidasi awal untuk menegaskan bahwa perencanaan pembangunan di Sulbar harus lahir dari kepekaan sosial, empati, serta pemahaman langsung terhadap realitas masyarakat di lapangan.

Dalam arahannya, Amujib menegaskan bahwa integritas seorang perencana pembangunan tidak cukup diukur dari tumpukan dokumen kebijakan, melainkan dari sejauh mana kebijakan tersebut selaras dengan sikap, perilaku, dan kehadiran aparatur pemerintah di tengah masyarakat.

Menurutnya, perubahan besar dalam birokrasi harus dimulai dari dalam. Ia secara tegas menargetkan lingkungan internal Bapperida Sulbar bebas dari persoalan anak stunting dan anak putus sekolah, sebelum mendorong perubahan di tingkat masyarakat luas.

“Bapperida adalah unit yang mengurusi persoalan paling mendasar di masyarakat, mulai dari kemiskinan, anak tidak sekolah, hingga kesejahteraan keluarga. Karena itu, kita harus menjadi teladan terlebih dahulu dengan membangun kesejahteraan keluarga kita masing-masing. Saya ingin kita benar-benar menjadi bagian dari upaya membangun Pancadaya Pak Gubernur,” tegas Amujib di hadapan seluruh pegawai.

Tak hanya menekankan empati dan keteladanan, Amujib juga mendorong penerapan standar kinerja tinggi sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan profesional kepada publik. Ia memasang target ambisius agar Bapperida Sulbar mampu menembus nominasi perencanaan pembangunan terbaik tingkat nasional pada tahun 2027.

“Target kita 2027 harus masuk nominasi perencanaan terbaik nasional. Minimal sepuluh besar, dan kalau bisa lima besar,” ujarnya optimistis.

Untuk mencapai target tersebut, Amujib menegaskan pentingnya peningkatan kinerja organisasi dalam berbagai indikator penilaian nasional, seperti Indeks Reformasi Birokrasi (RB), Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), serta Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Indikator-indikator tersebut juga menjadi dasar dalam penilaian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

Komitmen ini disambut dan disepakati bersama oleh seluruh jajaran Bapperida Sulbar. Kesepakatan tersebut tidak hanya akan diterapkan dalam pelaksanaan tugas kedinasan, tetapi juga tercermin dalam kehidupan sehari-hari sebagai aparatur sipil negara yang mengemban amanah pelayanan publik.

Pertemuan internal ini dibuka oleh Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Hasanuddin, yang sebelumnya menjabat sebagai Plt. Kepala Bapperida Sulbar. Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan pengenalan seluruh personel serta jajaran kepala bidang, sebagai bagian dari penguatan soliditas dan konsolidasi internal organisasi di bawah kepemimpinan baru.

Dengan semangat empati dan target kinerja nasional, Bapperida Sulbar kini menatap langkah besar untuk memastikan pembangunan daerah benar-benar berpihak pada rakyat.

Berita Terkait

BPBD Sulbar Latih Siswa SMAN 1 Mamuju Hadapi Bencana
Diskominfo Sulbar Luncurkan Live Streaming, Warga Bisa Langsung Sampaikan Aspirasi
Junda Maulana Tegur Keras ASN Sulbar: Disiplin Harus Dimulai dari Pimpinan
Kemiskinan 10,18 Persen, Sekda Sulbar Minta ASN Bergerak Cepat
Junda Maulana Buka MPLS Sekolah Rakyat Sulbar, 450 Siswa Mulai Belajar
Kuliner Mandar Curi Perhatian Wisatawan Asing di Jakarta
DPRD Pasangkayu Belajar Tata Kelola Aspirasi ke DPRD Sulbar
Gubernur Sulbar Tetapkan WFH ASN Setiap Jumat
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 18:47 WIB

BPBD Sulbar Latih Siswa SMAN 1 Mamuju Hadapi Bencana

Senin, 7 September 2026 - 18:44 WIB

Diskominfo Sulbar Luncurkan Live Streaming, Warga Bisa Langsung Sampaikan Aspirasi

Senin, 7 September 2026 - 14:15 WIB

Junda Maulana Tegur Keras ASN Sulbar: Disiplin Harus Dimulai dari Pimpinan

Senin, 7 September 2026 - 14:14 WIB

Kemiskinan 10,18 Persen, Sekda Sulbar Minta ASN Bergerak Cepat

Senin, 7 September 2026 - 14:09 WIB

Junda Maulana Buka MPLS Sekolah Rakyat Sulbar, 450 Siswa Mulai Belajar

Berita Terbaru

Mamuju Tengah

Truk Tangki Hantam Fuso di Karossa, Polantas: Utamakan Keselamatan

Selasa, 8 Sep 2026 - 10:03 WIB