Indonesia Peringkat 2 Dunia, Polda Sulbar Terjunkan Pasukan Bhabinkamtibmas, Bhabinkamtibmas di Majene Kini Buru ‘Musuh Tak Kasat Mata’

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majene – Fakta mengejutkan bahwa Indonesia menduduki peringkat kedua terbesar di dunia dalam kasus penderita TBC di bawah India, memicu respons cepat dari jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Barat. Bertempat di Aula Polres Majene, sebuah ‘operasi kemanusiaan’ skala besar resmi diluncurkan melalui program Patroli Kesehatan Masyarakat (DOORS).

Kali ini ada yang tidak biasa dari pergerakan para Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) di jajaran Polres Majene. Jika biasanya mereka turun ke desa-desa untuk memburu pelaku kriminalitas atau menjaga kamtibmas, kini garis tugas mereka bertambah: memburu “musuh tak kasat mata” yang diam-diam mengancam nyawa warga binaan mereka.

Musuh tersebut adalah bakteri Tuberkulosis (TBC). Langkah berani ini resmi dimulai melalui Sosialisasi Program Patroli Kesehatan Masyarakat (DOORS) Polda Sulbar yang digelar di Aula Polres Majene, Selasa (9/6/2026).

​Dipimpin langsung oleh Koordinator program Patroli kesehatan masyarakat (DOORS) Zona Kab. Majene, IPDA H. Eman Sulaiman, S.E., M.M., C.MTr., C.IBST. bersama Tim dari Biddokkes Polda Sulbar, Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar dan Dinkes Kabupaten Majene, seluruh personel Bhabinkamtibmas jajaran Polres Majene kini resmi memegang mandat baru sebagai agen pelacak (contact tracing) kesehatan.

Indonesia yang saat ini berada di peringkat kedua dunia untuk kasus TBC, membuat Polda Sulbar tidak ingin tinggal diam.

​”Bhabinkamtibmas adalah ujung tombak kita. Mereka yang tahu persis kondisi warga binaannya, juga memiliki data awal siapa warga yang batuk menahun atau sakit di pelosok desa. Melalui program DOORS ini, kita ketuk pintu rumah mereka, deteksi dini, kawal pengobatannya, dan kita pastikan mereka sembuh total tanpa ada stigma,” tegas IPDA H. Eman Sulaiman dalam arahannya.

​Kegiatan ini melibatkan sinergi penuh Lintas Sektor antara Polda Sulbar dengan Dinas kesehatan Provinsi Sulbar, di awaki Direktorat Binmas dan Biddokkes Polda Sulbar serta Sat Binmas Polres Majene, hingga para Penanggung Jawab penanggulangan TBC dari seluruh Puskesmas se-Kabupaten Majene.

​Dalam sosialisasi tersebut, ditekankan bahwa Bhabinkamtibmas tidak hanya bertugas melakukan deteksi dini, melainkan juga dibekali kemampuan untuk mendampingi pasien agar disiplin mengonsumsi obat selama 6 bulan penuh. Menariknya, para personel juga diwajibkan menjaga ketat kerahasiaan data pasien demi menghapus stigma negatif dan rasa malu yang selama ini membuat penderita TBC enggan berobat ke klinik kesehatan.

Pertemuan lintas sektoral ini ternyata menjadi penanda dimulainya aksi masif Polri dalam memutus rantai penularan TBC melalui strategi DOORS (Deteksi, Observasi, Obati, Rawat, Sembuhkan).

​Dikomandoi oleh Dit Binmas Polda Sulbar yang diwakili IPDA H. Eman, mengatakan polanya kini berubah menjadi jemput bola. Polisi bersama kader atau PJ TBC puskesmas aktif mendatangi kelompok masyarakat berisiko tinggi dengan berbekal masker dan metode pelacakan kontak erat.

“​Targetnya pada akhir minggu kedua bulan Juni 2026, seluruh hasil pendataan tracing di lapangan harus sudah masuk ke operator masing-masing Polsek jajaran untuk segera disinkronkan dengan data Puskesmas setempat, hal ini untuk memastikan penyaluran logistik obat dari Dinkes mendarat tepat sasaran” tutup IPDA H. Eman

Berita Terkait

URC Polres Mateng Amankan Terduga Pelaku Penganiayaan di Babana
Kapolresta Mamuju Pimpin Apel Pengamanan Demo Tolak Logam Tanah Jarang, Kerahkan 200 Personil Pengamanan di Botteng
Api Lahap Kebun Kakao di Tutar Polman, Warga dan Polisi Bergerak Cepat
Karhutla Mengintai, Kapolres Mateng Minta Warga Tak Bakar Lahan
Antisipasi El Nino, Kapolres Mamasa Imbau Warga Waspada Karhutla
Di SMAN 2 Mamuju, Polantas Hadir Melayani dan Tanamkan Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas Sejak Dini
Mesin Ninja R Raib dari Bengkel, URC Polres Pasangkayu Ringkus Terduga Pelaku di Rumahnya
Strategi Pengamanan Tepat, Isu Bentrok Antar Massa Pro-Kontra Tambang LTJ dan Polisi di Botteng Tidak Terjadi
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:56 WIB

URC Polres Mateng Amankan Terduga Pelaku Penganiayaan di Babana

Sabtu, 5 September 2026 - 16:38 WIB

Kapolresta Mamuju Pimpin Apel Pengamanan Demo Tolak Logam Tanah Jarang, Kerahkan 200 Personil Pengamanan di Botteng

Sabtu, 5 September 2026 - 16:34 WIB

Api Lahap Kebun Kakao di Tutar Polman, Warga dan Polisi Bergerak Cepat

Sabtu, 5 September 2026 - 16:24 WIB

Karhutla Mengintai, Kapolres Mateng Minta Warga Tak Bakar Lahan

Sabtu, 5 September 2026 - 13:20 WIB

Di SMAN 2 Mamuju, Polantas Hadir Melayani dan Tanamkan Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas Sejak Dini

Berita Terbaru

Advertorial

SDK Bicara Maulid, Budaya Mandar hingga Dana Hibah 2027

Sabtu, 5 Sep 2026 - 23:05 WIB

Hallo Polisi

URC Polres Mateng Amankan Terduga Pelaku Penganiayaan di Babana

Sabtu, 5 Sep 2026 - 21:56 WIB

Hallo Polisi

Karhutla Mengintai, Kapolres Mateng Minta Warga Tak Bakar Lahan

Sabtu, 5 Sep 2026 - 16:24 WIB