Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Biddokkes Polda Sulbar Tekankan Peran Strategis Tenaga Kesehatan

- Jurnalis

Kamis, 30 April 2026 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU – Upaya penguatan kapasitas penanganan bencana terus dilakukan jajaran Polda Sulawesi Barat. Salah satunya melalui kegiatan pemaparan bertajuk “Peran Strategis Tenaga Kesehatan dalam Sistem Penanggulangan Bencana” yang digelar di Poltekes Mamuju.

Dalam kegiatan tersebut, Kabid Dokkes Polda Sulbar, Kombes Pol dr. Effri Susanto, tampil sebagai narasumber utama. Ia menekankan bahwa tenaga kesehatan memiliki posisi krusial dalam setiap tahapan penanggulangan bencana, mulai dari pra-bencana, tanggap darurat, hingga pascabencana.

“Tenaga kesehatan bukan hanya bertugas memberikan pelayanan medis, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam mitigasi risiko, edukasi masyarakat, serta pemulihan kondisi korban bencana,” ungkapnya, Kamis 30 April 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh personel kepolisian serta unsur terkait yang memiliki peran dalam penanganan bencana. Dalam paparannya, dr. Effri juga menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor, termasuk antara kepolisian, tenaga medis, pemerintah daerah, dan relawan, guna menciptakan sistem respons yang cepat dan efektif.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa kesiapsiagaan harus dibangun melalui pelatihan rutin, simulasi penanganan bencana, serta penguatan sistem komunikasi dan koordinasi di lapangan. Hal ini dinilai penting mengingat Sulawesi Barat merupakan wilayah yang rawan terhadap berbagai jenis bencana alam.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif, di mana peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait penanganan situasi darurat. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman sekaligus kesiapan personel dalam menghadapi kondisi bencana yang sesungguhnya.

Di akhir kegiatan, dilakukan sesi foto bersama sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat peran tenaga kesehatan dalam sistem penanggulangan bencana. Seluruh peserta juga sepakat bahwa kolaborasi dan kesiapan menjadi kunci utama dalam menyelamatkan lebih banyak nyawa saat bencana terjadi.

Melalui kegiatan ini, Biddokkes Polda Sulbar berharap dapat terus mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya di bidang kesehatan, demi mewujudkan penanganan bencana yang lebih optimal dan terintegrasi di wilayah Sulawesi Barat.

Berita Terkait

Terduga Pelaku KDRT di Sarudu Sempat Kabur dari Polsek, URC Polres Pasangkayu Kembali Mengamankan
Keroyok Anak di Tempat PS, URC Polres Pasangkayu Amankan Terduga Pelaku
Karhutla Terjadi di Sejumlah Titik, Polresta Mamuju Tegas Amankan 3 Terduga Pelaku
Cegah Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Tim URC Passaka Polres Majene Pantau SPBU Lembang dan Rangas
Wakapolda Sulbar: Personel Bugar Harus Siap Hadapi Tugas hingga Karhutla
HAORNAS 2026, Wakapolda Sulbar Tekankan Fisik Prima untuk Pelayanan Masyarakat
Kapolres Metro Depok Angkat Keranda Putri Jenderal Hoegeng ke Peristirahatan Terakhir
Respons Cepat Call Center 110, URC Polresta Mamuju Redam Cekcok Tetangga
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:48 WIB

Terduga Pelaku KDRT di Sarudu Sempat Kabur dari Polsek, URC Polres Pasangkayu Kembali Mengamankan

Rabu, 9 September 2026 - 17:42 WIB

Keroyok Anak di Tempat PS, URC Polres Pasangkayu Amankan Terduga Pelaku

Rabu, 9 September 2026 - 17:31 WIB

Karhutla Terjadi di Sejumlah Titik, Polresta Mamuju Tegas Amankan 3 Terduga Pelaku

Rabu, 9 September 2026 - 10:39 WIB

Wakapolda Sulbar: Personel Bugar Harus Siap Hadapi Tugas hingga Karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 10:33 WIB

HAORNAS 2026, Wakapolda Sulbar Tekankan Fisik Prima untuk Pelayanan Masyarakat

Berita Terbaru