Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat Marano 2026, Gubernur Sulbar Tekankan Pembagian Tugas yang Jelas

- Jurnalis

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat (Sulbar) mulai mematangkan kesiapan pengamanan dan layanan arus mudik menjelang Idulfitri 1447 Hijriah melalui rapat koordinasi lintas sektoral Operasi Ketupat Marano 2026 yang digelar di Markas Polda Sulbar, Jumat, 6 Maret 2026.

Rapat tersebut dihadiri Gubernur Sulbar, Suhardi Duka bersama jajaran kepolisian, TNI, pemerintah daerah, serta sejumlah instansi terkait yang akan terlibat dalam pengamanan dan pelayanan selama periode mudik lebaran.

Fokus utama rakor adalah memastikan seluruh instansi memiliki pembagian tugas yang jelas agar pelayanan kepada masyarakat tidak tumpang tindih.

“Kita ingin semua peran jelas. Ada peran TNI, ada peran polisi, dan ada peran pemerintah daerah. Dengan rakor ini masing-masing memahami tugasnya sehingga tidak ada lagi layanan yang saling tumpang tindih,” kata Suhardi Duka.

Menurutnya, koordinasi tersebut penting karena aktivitas masyarakat akan meningkat menjelang dan selama Ramadan hingga Idulfitri, terutama pada jalur transportasi yang digunakan pemudik.

Pemerintah daerah bersama aparat keamanan juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari pengamanan jalur mudik hingga layanan kesehatan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan.

“Intinya kita ingin memberikan layanan terbaik kepada masyarakat yang melaksanakan mudik, sehingga perjalanan mereka bisa lebih aman dan nyaman,” ujarnya.

Selain kesiapan pemerintah, masyarakat juga diminta memperhatikan faktor keselamatan selama perjalanan mudik. Suhardi Duka mengingatkan agar pemudik tidak menggunakan kendaraan yang tidak laik jalan karena berpotensi menimbulkan kecelakaan.

“Kendaraan yang tidak laik jalan itu berbahaya. Polisi juga pasti akan menindak karena bisa membahayakan pengguna jalan lainnya,” pungkas Suhardi Duka.

Ia juga menyoroti tingginya angka kecelakaan yang melibatkan pengendara sepeda motor setiap tahun.
Karena itu, pengendara roda dua diminta lebih berhati-hati serta tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi selama perjalanan.

“Pengendara roda dua silakan mudik, tetapi harus berhati-hati di jalan dan jangan ngebut,” tuturnya.

Berita Terkait

2.006 Siswa Sulbar Dapat Beasiswa dan Perlengkapan Sekolah
Sektor Sawit Sumbang 30% Perekonomian Sulbar, Sekda Junda: SDM Petani Harus Ditingkatkan
Beasiswa Pendidikan hingga Stunting, Pemprov Sulbar Buka Ruang Dialog Digital
Inspektorat Sulbar Ekspose Review RAPBD 2027, Soroti Efektivitas dan Akuntabilitas Anggaran
DKPPKB Sulbar Edukasi Warga Mamuju Kelola Obat dengan Prinsip DAGUSIBU
Sulbar Perkuat Jejaring Labkesmas Mamasa Lewat Program InPULS
WFH ASN Sulbar Berbasis Digital, DiskominfoSS Dampingi RSUD Optimalkan Aplikasi Fleksi
BPBD Sulbar Latih Siswa SMAN 1 Mamuju Hadapi Bencana
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

2.006 Siswa Sulbar Dapat Beasiswa dan Perlengkapan Sekolah

Rabu, 9 September 2026 - 20:32 WIB

Sektor Sawit Sumbang 30% Perekonomian Sulbar, Sekda Junda: SDM Petani Harus Ditingkatkan

Rabu, 9 September 2026 - 20:29 WIB

Beasiswa Pendidikan hingga Stunting, Pemprov Sulbar Buka Ruang Dialog Digital

Selasa, 8 September 2026 - 22:28 WIB

Inspektorat Sulbar Ekspose Review RAPBD 2027, Soroti Efektivitas dan Akuntabilitas Anggaran

Selasa, 8 September 2026 - 22:25 WIB

DKPPKB Sulbar Edukasi Warga Mamuju Kelola Obat dengan Prinsip DAGUSIBU

Berita Terbaru

Hallo Polisi

BBM Sulbar Langka, Kapolda Minta Warga Lapor Jika Ada Penimbunan

Jumat, 11 Sep 2026 - 14:14 WIB

Advertorial

2.006 Siswa Sulbar Dapat Beasiswa dan Perlengkapan Sekolah

Jumat, 11 Sep 2026 - 11:40 WIB