RAPIM Polda Sulbar: Kapolda Warning Dampak Perang Global, 5 Jurus Jaga Stabilitas Daerah

- Jurnalis

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU – Polda Sulbar menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) tingkat wilayah, Rabu (18/2/2026), di Aula Marannu. Agenda strategis ini merupakan tindak lanjut hasil Rapim TNI-Polri dan Rapim internal Polri, sekaligus merumuskan langkah konkret menghadapi dampak situasi global yang berpotensi mengguncang stabilitas nasional hingga daerah.

Kapolda Sulbar Adi Deriyan Jayamarta yang memimpin langsung kegiatan tersebut menegaskan bahwa kondisi geopolitik dunia saat ini berada dalam fase yang tidak menguntungkan. Mengacu pada arahan Prabowo Subianto dan Listyo Sigit Prabowo, Kapolda memaparkan sejumlah konflik global yang berdampak luas terhadap Indonesia.

Ia mencontohkan perang antara Rusia dan Ukraina, serta ketegangan geopolitik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat dan Israel. Menurutnya, konflik tersebut tak hanya berdampak pada negara yang berseteru, tetapi juga menjalar dalam bentuk krisis ekonomi dan logistik.

“Efeknya bisa berupa kenaikan harga bahan pokok, penurunan daya beli masyarakat, meningkatnya angka pengangguran hingga tekanan sosial dan politik. Ancaman terorisme, radikalisme dan kejahatan siber juga berpotensi menguat,” tegas Kapolda.

Ia mengingatkan, jika kondisi ekonomi melemah dan masyarakat merasa tidak terlindungi, maka risiko munculnya ketidakpercayaan terhadap negara akan semakin besar. Dalam situasi tidak stabil, berbagai gangguan kamtibmas dapat bermunculan, termasuk kebencian terhadap aparat penegak hukum.

Berdasarkan analisis NSCI, persepsi keamanan Indonesia dinilai belum optimal. Hal ini dikhawatirkan menghambat masuknya investasi baru, bahkan berpotensi membuat investor yang sudah ada mempertimbangkan hengkang.

Menjawab tantangan tersebut, Kapolda menetapkan lima prioritas utama jajaran kepolisian di Sulawesi Barat:

Pertama, mengidentifikasi kesiapan personel, kekuatan logistik serta alokasi anggaran.

Kedua, melakukan pemetaan detail wilayah hukum untuk mendeteksi potensi risiko dan titik rawan.

Ketiga, menyusun metode penanganan mandiri sesuai karakteristik tiap wilayah.

Keempat, memperkuat dukungan pam swakarsa sebagai mitra strategis menjaga stabilitas.

Kelima, melakukan analisis dan evaluasi berkala guna memastikan efektivitas pengamanan.

Selain itu, Kapolda menekankan pentingnya menjadi “polisi rakyat” yang melayani dengan hati, menjunjung tinggi nilai pengabdian dan kejujuran tanpa jarak dengan masyarakat. Sinergi TNI-Polri juga harus terus diperkuat agar menjadi institusi yang dicintai rakyat sebagai pilar utama stabilitas nasional.

Dalam aspek penegakan hukum, ia memerintahkan tindakan tegas terhadap manipulasi perdagangan yang menyebabkan kebocoran ekonomi, korupsi, peredaran narkoba hingga pelaku kerusuhan sosial. Personel berprestasi akan diberikan penghargaan sebagai bentuk motivasi kinerja.

Tak kalah penting, Kapolda juga mengingatkan tugas Polri dalam menjaga kebersihan lingkungan, memperkuat ketahanan pangan, penanganan bencana alam serta mendukung program MBG, tanpa melupakan sejarah sebagai fondasi cinta tanah air.

Ia juga menekankan percepatan pelayanan publik melalui SPKT, Call Center 110 dan penguatan fungsi Samapta. Pendekatan terhadap generasi Z yang kini mendominasi populasi sekitar 75 juta jiwa harus berbasis dialog, humanis, cepat, solutif dan komunikatif secara visual.

Dalam komitmen integritas, Kapolda menegaskan tidak ada toleransi bagi pelanggaran anggota.

“Kalau ada laporan yang terbukti benar, tidak ada teguran lagi. Langsung saya copot. Berlaku bagi semua tanpa terkecuali,” tegasnya.

Menutup arahannya, Kapolda mengingatkan seluruh peserta Rapim agar menjadikan pengabdian sebagai ladang amal dan tidak menyalahgunakan kewenangan yang dapat merusak institusi serta merugikan diri sendiri.

Rapim ini menjadi sinyal kuat bahwa Polda Sulbar bersiap menghadapi tantangan global dengan strategi terukur demi menjaga keamanan dan stabilitas di Bumi Manakarra.

Berita Terkait

Gelar Perkara Kecelakaan Bus Maut, Gakkum Satlanta Polres Mateng Naikkan Status ke Penyidikan
Wakapolda Sulbar Buka Audit Kinerja Itwasum Polri, Dorong Peningkatan Kinerja dan Tata Kelola Organisasi
Pantang Menyerah! Polresta Mamuju Jibaku Padamkan Karhutla dari Pagi hingga Malam
Sisir Mamuju hingga Subuh! URC Polresta Mamuju Cegah 3C dan Kriminalitas Jalanan
Kurang 24 Jam, Resmob dan URC Polresta Mamuju Ringkus Terduga Pencuri Kos
URC Polresta Mamuju Gerak Cepat Redam Keributan Saudara Kandung
URC Polres Majene Bergerak, Keamanan Kota Jadi Sasaran Patroli
Wakapolda Sulbar Tegaskan Makna Pengabdian, Jangan Jadi Benalu di Tengah Masyarakat
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:06 WIB

Gelar Perkara Kecelakaan Bus Maut, Gakkum Satlanta Polres Mateng Naikkan Status ke Penyidikan

Selasa, 8 September 2026 - 10:13 WIB

Wakapolda Sulbar Buka Audit Kinerja Itwasum Polri, Dorong Peningkatan Kinerja dan Tata Kelola Organisasi

Selasa, 8 September 2026 - 08:58 WIB

Pantang Menyerah! Polresta Mamuju Jibaku Padamkan Karhutla dari Pagi hingga Malam

Senin, 7 September 2026 - 18:55 WIB

Kurang 24 Jam, Resmob dan URC Polresta Mamuju Ringkus Terduga Pencuri Kos

Senin, 7 September 2026 - 12:38 WIB

URC Polresta Mamuju Gerak Cepat Redam Keributan Saudara Kandung

Berita Terbaru

Mamuju Tengah

Truk Tangki Hantam Fuso di Karossa, Polantas: Utamakan Keselamatan

Selasa, 8 Sep 2026 - 10:03 WIB