Warga Desa Lenggo Geruduk Kodim Polman, Mengadu Jalan Rusak hingga Pasien Ditandu

- Jurnalis

Senin, 22 Desember 2025 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

0-3248x1440-1-0-{}-0-24#

0-3248x1440-1-0-{}-0-24#

Polewali Mandar — Puluhan warga Desa Lenggo, Kecamatan Bulo, mendatangi Kodim 1402/Polman untuk menyampaikan aspirasi terkait kondisi jalan menuju desa mereka yang tak kunjung dibangun, Senin (22/12/2025). Warga berharap ada solusi nyata atas persoalan infrastruktur yang telah mereka rasakan selama puluhan tahun.

Tokoh masyarakat hingga tokoh pemuda Desa Lenggo rela menempuh perjalanan sekitar tiga jam, meski diguyur hujan, demi menyampaikan langsung keluhan yang selama ini belum menemukan titik terang. Padahal, berbagai jalur telah ditempuh warga, termasuk Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Polewali Mandar beberapa waktu lalu.

Desa Lenggo diketahui berada di wilayah pegunungan dan dihuni sekitar 1.600 jiwa yang tersebar di enam dusun. Sejak puluhan tahun silam, desa tersebut belum tersentuh infrastruktur jalan yang memadai, sehingga aktivitas ekonomi dan mobilitas warga sangat terbatas.
Salah seorang tokoh pemuda Desa Lenggo, Kasman, mengaku terharu karena aspirasi warga akhirnya diterima langsung oleh Ikhwan Arifin. Ia menyebut, sejak Desa Lenggo berdiri, bahkan sejak sebelum Indonesia merdeka, masyarakat belum pernah menikmati akses jalan yang layak.

“Kami sangat berterima kasih bisa diterima langsung oleh Bapak Dandim. Sejak dulu sampai sekarang, Desa Lenggo belum memiliki akses jalan yang memadai,” kata Kasman.
Ia menjelaskan, buruknya akses jalan berdampak luas pada kehidupan warga. Hasil panen masyarakat sering kali tidak dijual karena sulitnya transportasi. Harga material bangunan menjadi mahal, bahkan bisa dua kali lipat, akibat tingginya biaya angkut ojek.

Tak hanya itu, kondisi jalan juga berdampak serius pada akses pelayanan kesehatan. Warga mengungkapkan, dalam kondisi darurat, pasien atau warga sakit kerap harus ditandu melewati jalan setapak karena kendaraan tidak dapat masuk ke wilayah mereka. Kondisi tersebut bahkan kerap viral di media sosial.
Kasman juga mengungkapkan peristiwa memilukan yang pernah dialami warganya. Seorang ibu hamil disebut sempat kehilangan bayinya akibat sulitnya akses menuju fasilitas kesehatan. Cerita tersebut membuat suasana audiensi haru dan mengundang empati.

“Kami juga warga Indonesia. Kami ingin hidup layak seperti anak-anak Indonesia lainnya,” ujarnya dengan suara bergetar.

Dari empat perwakilan warga yang menyampaikan aspirasi, seluruhnya berharap pemenuhan akses jalan bagi masyarakat Desa Lenggo. Ketua DPD Desa Lenggo, Ikram, menyebut kedatangan warga ke Kodim dilakukan dengan harapan adanya solusi melalui keterlibatan TNI.

“Kami datang ke Kodim karena berharap ada jalan keluar. Kami melihat banyak pembangunan yang berhasil lewat program TMMD dan Karya Bakti TNI, hasilnya sangat dirasakan masyarakat,” kata Ikram.
Audiensi tersebut menjadi perhatian tersendiri karena baru pertama kalinya warga mendatangi Kodim 1402/Polman untuk mengadukan persoalan infrastruktur jalan. Hal ini mencerminkan besarnya harapan masyarakat agar aspirasi mereka mendapat perhatian lebih luas.

Menanggapi aspirasi tersebut, Letkol Inf Ikhwan Arifin, S.Pd menyampaikan empati dan apresiasi atas perjuangan warga. Ia menegaskan bahwa Kodim terbuka menerima aspirasi masyarakat sebagai bentuk kepercayaan kepada TNI.

“Kedatangan bapak hari ini menunjukkan harapan besar agar persoalan ini bisa didengar. Kami menerima ini dengan penuh empati,” ujar Dandim.

Ia menambahkan, pihaknya akan menginventarisasi seluruh aspirasi yang disampaikan warga serta mengomunikasikannya dengan pemerintah daerah dan pihak terkait, agar persoalan akses jalan Desa Lenggo dapat memperoleh perhatian dan solusi yang tepat. (Zik)

Berita Terkait

Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat
Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api
Rakernas AKSI 2026, Kepala Desa Dorong Penguatan Ekonomi Desa
Cegah Tawuran dan Balap Liar, Pemkot dan Polres Metro Depok Gandeng 223 Sekolah
Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan
Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri
Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident
Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 20:02 WIB

Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat

Minggu, 13 September 2026 - 23:19 WIB

Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api

Jumat, 11 September 2026 - 23:56 WIB

Rakernas AKSI 2026, Kepala Desa Dorong Penguatan Ekonomi Desa

Kamis, 3 September 2026 - 17:05 WIB

Cegah Tawuran dan Balap Liar, Pemkot dan Polres Metro Depok Gandeng 223 Sekolah

Rabu, 2 September 2026 - 20:32 WIB

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan

Berita Terbaru