Tanam Pohon Porang Sangat Menguntungkan, China dan Jepang Siap Menampung

- Jurnalis

Rabu, 3 Maret 2021 - 01:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAKYATTA.CO — Mendengar harga jual yang cukup tinggi, kini banyak petani yang mencoba peruntungan menanam pohon porang.

Sebenarnya pohon porang yang diambil adalah umbinya. Umbi porang bisa dimanfaatkan berbagai kepentingan.

Namun, yang sudah dirasakan, umbi porang lebih banyak diolah menjadi beras. Bahkan gizi beras porang lebih bagus dari beras padi atau gandum.

Hasil penelitian, kandungan umbi porang ternyata 5 kali lebih baik dari beras.

Cuma beras porang ini baru dikonsumsi di kalangan tertentu saja, seperti pejabat dan artis.

Sebab, sampai hari ini harga beras porang cukup mahal bisa mencapai Rp160 ribu setiap satu kilogram.

Harga yang mahal itu memang sebanding dengan kandungan gizi yang dimiliki beras porang.

Indonesia sendiri belum memiliki teknologi yang mengelola umbi porang menjadi beras.

Baru China dan Jepang saja yang bisa menghasilkan beras yang berbahan baku dari umbi porang.

Ironisnya baik China maupun Jepang mendapatkan umbi porang dari Indonesia.

Porang tumbuh subur di seluruh pulau yang ada di Indonesia, belakangan penanaman porang secara serius oleh petani terpusat di Jawa Timur.

Tanaman porang kini banyak ditanam dan berkembang makin pesat di wilayah Madiun, Nganjuk, Ngawi, dan Bojonegoro.

Ngakib Al’Ghozali Ketua Umum DPP Petani Penggiat Porang Nusantara (P3N) mengatakan, sekarang kesadaran menanam porang mulai tumbuh pada diri petani Indonesia.

Menurut Ngakib, di sejumlah wilayah kini mulai demam menanam porang. Semangat itu dipicu juga oleh adanya kerja sama dengan Jepang.

Jepang akan membeli porang hasil tanam petani Indonesia. Yang kini mulai terlihat hasilnya, ada di Jawa Timur.***

Berita Terkait

Perselisihan Batas Tanah Selesai Tanpa Pengadilan, Bhabinkamtibmas Polsek Tommo Hadirkan Solusi Damai
Tak Berhenti di 250 Ton, Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polresta Mamuju Cetak Rekor Pengiriman Jagung ke Bulog
Bahu Membahu Lawan Api, Personel Polsek Mamuju dan Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan di Sumare
Humanis, Polresta Mamuju Ajak Tahanan Nobar Final Piala Dunia Lewat Layar Laptop di Depan Ruang Tahanan
Satu Pelaku dan Motornya di Amankan, Saat Polresta Mamuju Bubarkan Aksi Balap Liar di Bundaran Pasar Baru
Polresta Mamuju Siaga Penuh, Amankan Bhayangkara Presisi Fest UMKM 2026
Membangun Generasi Hebat Dimulai dari Sekolah yang Aman, Nyaman, dan Penuh Kasih Sayang
Keributan di Festival UMKM Berhasil Diredam, Polresta Mamuju Amankan Dua Terduga Pelaku
Berita ini 174 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:51 WIB

Perselisihan Batas Tanah Selesai Tanpa Pengadilan, Bhabinkamtibmas Polsek Tommo Hadirkan Solusi Damai

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:51 WIB

Tak Berhenti di 250 Ton, Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polresta Mamuju Cetak Rekor Pengiriman Jagung ke Bulog

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:01 WIB

Bahu Membahu Lawan Api, Personel Polsek Mamuju dan Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan di Sumare

Senin, 20 Juli 2026 - 05:59 WIB

Humanis, Polresta Mamuju Ajak Tahanan Nobar Final Piala Dunia Lewat Layar Laptop di Depan Ruang Tahanan

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:02 WIB

Satu Pelaku dan Motornya di Amankan, Saat Polresta Mamuju Bubarkan Aksi Balap Liar di Bundaran Pasar Baru

Berita Terbaru