Proyek Dari Pemrov Sulsel Disorot

- Jurnalis

Kamis, 18 Maret 2021 - 06:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sengkang – Peningkatan kapasitas struktur jalan ruas Solo-Paneki-Kulampu di Kecamatan Sajoanging Kabupaten Wajo disoal oleh aktivis Wajo dan warga. Proyek dari Pemprov Sulsel itu dinilai asal-asalan.

Andi Sumitro Ketua Lembaga Badan Pemantau Dan Kebijakan Publik (BPKP) Wajo mengatakan ruas yang menghubungkan Kecamatan Sajoangin, Takkalalla, Bola ini mulai dikerjakan sekitar April tahun lalu. Kata dia, proyek itu wajib diawasi, sebab pengerjaannya terkesan adanya indikasi dikerja asal-asalan oleh pelaksana rekanan.

“Seperti batu yang digunakan untuk talud cuma disandarkan. Padahal setahu saya kalau mau berkualitas digali dulu tanahnya,” ujarnya

Dia menambahkan, tujuan galian tersebut, agar taludnya kuat menahan semua material yang digunakan pada ruas itu. Terlebih jalan ini adalah ruas provinsi. Kedepannya, bakal banyak kendaraan melintas.

“Itu juga batu dipakai beda. Bukan batu belah yang dipakai pada umumnya kalau buat talud,” imbuhnya dan diamini sejumlah warga masyarakat sekitar.

Padahal, proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Provinsi Sulsel yang dilaksanakan PT. Genytov Fajar itu cukup fantastis. Anggarannya Rp22,9 miliar.

Untuk itu peran APH dalam hal ini kepolisian dan kejaksaan diharapkan betul betul aktif untuk mengawasi segala bentuk pekerjaan yang menggunakan anggaran uang negara dan agar tidak adanya kesan atau indikasi kerugian didalam suatu pekerjaan yang terlaksana.

Dan dengan kejadian beberapa waktu lalu, yakni dalam hal ini pihak KPK menciduk NA mantan Gubernur Sulsel yang berkaitan dengan sejumlah indikasi permainan proyek infrastruktur di Sulsel.Maka dengan kejadian tersebut ini bisa jadi pelajaran dan bahan evaluasi kedepan untuk bisa lebih baik dan profesional dalam bekerja serta memperhatikan kwalitas dan mutu suatu pekerjaan.

Sedangkan pihak PT. Genytov Fajar hingga saat ini belum berhasil untuk dimintai tanggapan atau komentar perihal pekerjaan tersebut sebagai pelaksana kegiatan proyek dalam hal ini sebagai rekanan yang mengerjakan proyek tersebut.

Berita Terkait

Perselisihan Batas Tanah Selesai Tanpa Pengadilan, Bhabinkamtibmas Polsek Tommo Hadirkan Solusi Damai
Tak Berhenti di 250 Ton, Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polresta Mamuju Cetak Rekor Pengiriman Jagung ke Bulog
Bahu Membahu Lawan Api, Personel Polsek Mamuju dan Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan di Sumare
Humanis, Polresta Mamuju Ajak Tahanan Nobar Final Piala Dunia Lewat Layar Laptop di Depan Ruang Tahanan
Satu Pelaku dan Motornya di Amankan, Saat Polresta Mamuju Bubarkan Aksi Balap Liar di Bundaran Pasar Baru
Polresta Mamuju Siaga Penuh, Amankan Bhayangkara Presisi Fest UMKM 2026
Membangun Generasi Hebat Dimulai dari Sekolah yang Aman, Nyaman, dan Penuh Kasih Sayang
Keributan di Festival UMKM Berhasil Diredam, Polresta Mamuju Amankan Dua Terduga Pelaku
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:51 WIB

Perselisihan Batas Tanah Selesai Tanpa Pengadilan, Bhabinkamtibmas Polsek Tommo Hadirkan Solusi Damai

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:51 WIB

Tak Berhenti di 250 Ton, Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polresta Mamuju Cetak Rekor Pengiriman Jagung ke Bulog

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:01 WIB

Bahu Membahu Lawan Api, Personel Polsek Mamuju dan Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan di Sumare

Senin, 20 Juli 2026 - 05:59 WIB

Humanis, Polresta Mamuju Ajak Tahanan Nobar Final Piala Dunia Lewat Layar Laptop di Depan Ruang Tahanan

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:02 WIB

Satu Pelaku dan Motornya di Amankan, Saat Polresta Mamuju Bubarkan Aksi Balap Liar di Bundaran Pasar Baru

Berita Terbaru